Jangan Ngaku Pecinta Kuliner Kalau Belum Coba 4 Tempat Makan Legendaris Dekat Alun-Alun Surabaya Ini! Nomor 3 Paling Banyak Dicari Wisatawan

JATENG.AKURAT.CO, Surabaya, kota yang penuh sejarah dan budaya, juga menjadi surga bagi para pencinta kuliner.
Di tengah hiruk-pikuk kota pahlawan, terdapat berbagai tempat makan legendaris yang mampu memanjakan lidah.
Jika kamu sedang berada di sekitar Alun-Alun Surabaya, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi 4 tempat makan ikonik ini.
Dari rawon legendaris hingga nasi campur klasik, semuanya siap menggugah selera!
1. Nasi Bebek Tugu Pahlawan Asli
Siapa yang bisa menolak kelezatan nasi bebek yang kaya rempah? Nasi Bebek Tugu Pahlawan Asli adalah destinasi wajib bagi pecinta kuliner khas Jawa Timur.
Dengan potongan daging bebek empuk, sambal pedas menggigit, dan nasi hangat, menu ini menjadi favorit sejak lama.
Lokasinya strategis di Jl. Pasar Turi No.27-C, Bubutan, hanya beberapa menit dari alun-alun.
Meskipun tidak menyediakan layanan pengiriman, pengalaman makan di tempat ini akan memberikan kenikmatan tersendiri.
Restoran ini buka setiap hari dari pukul 11.00 hingga 21.30, jadi pastikan kamu datang tepat waktu agar tidak kehabisan!
2. Rumah Makan Nam Cheong
Bagi penggemar masakan Tionghoa legendaris, Rumah Makan Nam Cheong adalah pilihan yang tak boleh dilewatkan.
Restoran ini telah menjadi bagian dari sejarah kuliner Surabaya dengan sajian autentik seperti mie pangsit, nasi goreng, dan dim sum klasik yang tak tertandingi.
Beralamat di Jl. Pahlawan No.58, Alun-Alun Contong, restoran ini memberikan pengalaman bersantap yang nyaman dengan opsi makan di tempat, bawa pulang, hingga antar tanpa bertemu.
Jadwal bukanya cukup unik, yaitu pukul 10.00–14.00 dan kembali buka pada pukul 17.00–21.00.
Jadi, rencanakan kunjunganmu dengan baik untuk menikmati hidangan ini.
3. Rawon Setan - Embong Malang
Ketika mendengar nama Rawon Setan, satu kata yang muncul adalah "ikonik".
Restoran ini sudah ada sejak dulu dan terkenal dengan sajian rawon khas Jawa Timur yang berisi potongan daging sapi besar dan kuah hitam yang kaya akan bumbu kluwek.
Lokasinya di Jl. Embong Malang No.78/I, Genteng, membuatnya mudah dijangkau dari mana saja.
Jam operasionalnya cukup fleksibel: buka pada hari Rabu hingga Sabtu pukul 08.00–16.30, dan pada hari Minggu hingga Selasa pukul 08.00–23.00.
Tempat ini adalah pilihan sempurna untuk sarapan hingga makan malam.
4. Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan
Jika kamu menginginkan cita rasa masakan rumahan khas Indonesia, maka Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan adalah tempat yang harus kamu kunjungi.
Menawarkan nasi campur dengan lauk pauk beragam, depot ini sudah menjadi favorit warga Surabaya sejak lama.
Berlokasi di Jl. Pasar Besar Wetan No.5, Alun-Alun Contong, depot ini cocok untuk memulai hari karena buka lebih awal pada pukul 05.30 dan tutup pada pukul 15.30.
Dengan suasana yang sederhana namun penuh nostalgia, tempat ini akan membuatmu merasa seperti makan di rumah sendiri.
Surabaya: Surga Kuliner yang Tak Ada Matinya
Keempat tempat makan legendaris ini adalah bukti nyata bahwa Surabaya memang tidak pernah kehabisan cerita soal kuliner.
Masing-masing memiliki keunikan dan cita rasa yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Jika kamu adalah penggemar kuliner atau sekadar ingin menikmati kelezatan makanan khas Surabaya, jangan lupa kunjungi rekomendasi di atas.
Bawa teman, keluarga, atau nikmati sendiri pengalaman tak terlupakan ini. Selamat menjelajahi surga kuliner Surabaya!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









