Misteri Jejak Peninggalan Masa Kerajaan Majapahit: 4 Candi yang Dipercaya Sebagai Tempat Pelarian Brawijaya di Gunung Kidul

AKURAT.CO Misteri, Pada masa kejayaannya, Kerajaan Majapahit menjadi kekuatan dominan di Nusantara.
Namun, seperti halnya kejatuhan setiap kerajaan besar, Majapahit pun akhirnya mengalami masa suram yang ditandai dengan perang saudara dan kekalahan melawan kekuatan baru yang muncul, seperti Demak.
Di tengah-tengah kehancuran tersebut, terdapat legenda yang menyebutkan bahwa Raja Brawijaya, sang penguasa Majapahit, melarikan diri dan mencari tempat perlindungan.
Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, salah satu tempat pelariannya adalah Gunung Kidul, yang kini dikenal sebagai tempat dengan sejumlah candi bersejarah.
Mari kita telaah lebih lanjut tentang empat tempat pelarian Brawijaya di Gunung Kidul:
1. Candi Plembutan
Candi Plembutan, meskipun kini hanya tinggal puing-puing, dulu diyakini sebagai tempat pelarian Brawijaya dan pasukannya.
Cerita dari masyarakat setempat menyebutkan bahwa candi ini dulunya merupakan istana kerajaan Lelembut.
Namun, kehancurannya diyakini terjadi karena dijarah, kemungkinan oleh VOC pada masa kolonial, seperti yang ditunjukkan oleh penemuan mata uang VOC di lokasi tersebut.
2. Candi Pulutan
Candi Pulutan, yang berdekatan dengan Candi Plembutan, merupakan tempat penampungan artefak dari berbagai situs lainnya.
Meskipun diyakini sebagai petilasan Joko Tingkir, raja pertama Pajang, penemuan artefak di situs ini mengindikasikan bahwa candi ini berasal dari zaman Kerajaan Medang.
3. Candi Dengok
Candi Dengok, dengan sisa-sisa batunya yang berserakan, juga diyakini sebagai tempat pelarian Brawijaya.
Warga setempat meyakini bahwa candi ini dibangun oleh orang-orang Majapahit.
Namun, hanya potongan-potongan arca dan struktur bangunan yang tersisa, memberikan tantangan untuk mengungkap sejarah sebenarnya dari situs ini.
4. Candi Risan
Candi Risan, terbuat dari batu putih, menjadi saksi bisu dari kejayaan yang pernah ada di Gunung Kidul.
Dengan penemuan artefak di sekitarnya yang mengacu pada gaya Jawa Tengah, seperti makara dan dorpel, candi ini diyakini memiliki hubungan dengan Majapahit.
Namun, keberadaan arca Awalokiteswara yang dicuri dan kemudian dipulangkan, menambah misteri tentang sejarah dan kehidupan di candi ini.
Meskipun secara historis masih diragukan, keberadaan dan kepercayaan masyarakat terhadap empat candi di Gunung Kidul sebagai tempat pelarian Brawijaya menambah kekayaan cerita dan misteri di balik jejak sejarah yang terkadang sulit dipahami.
Dengan terus melakukan penelitian dan ekskavasi, mungkin suatu hari kita akan mendapatkan jawaban yang lebih pasti tentang peran dan keberadaan Brawijaya di Gunung Kidul.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam







