Jateng

Pesona dan Misteri Gunung Sindoro: Kisah Legenda dan Keunikan di Puncak Jawa Tengah

Theo Adi Pratama | 2 Desember 2023, 08:45 WIB
Pesona dan Misteri Gunung Sindoro: Kisah Legenda dan Keunikan di Puncak Jawa Tengah

AKURAT.CO Misteri, Gunung Sindoro, yang terletak di Temanggung, Jawa Tengah, tidak hanya menjadi salah satu gunung tertinggi di wilayah tersebut tetapi juga menjadi tujuan favorit para pendaki dan peminat alam.

Dengan ketinggian mencapai 3150 meter di atas permukaan laut, Gunung Sindoro tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan tetapi juga menyimpan kisah legenda yang menarik tentang asal-usulnya.

Baca Juga: Misteri dan Pesona Gunung Pancar: Cerita tentang Mitos dan Legenda yang Dibalut dengan Keindahan Alam

Legenda Gunung Sindoro dan Sumbing

Asal-usul nama "Sindoro" sendiri memiliki akar dari bahasa Sansekerta, yakni "Sundara," yang berarti indah.

Selain itu, nama alternatif untuk perempuan dari Sindoro adalah "Sundari," yang memiliki arti cantik.

Kisah legenda asal-usul Gunung Sindoro dihubungkan erat dengan Gunung Sumbing, dianggap sebagai kembaran dari Gunung Sindoro.

Konon, dua gunung ini dinamai sesuai dengan dua anak kembar dalam sebuah cerita rakyat lokal.

Cerita dimulai dari keluarga sederhana yang memiliki dua anak kembar, dengan ayah yang bekerja sebagai petani dan ibu yang mengurus rumah tangga.

Meskipun kedua anak kembar tersebut sering bertengkar, cerita mereka menjadi menarik ketika salah satu dari mereka mendapatkan tamparan dari ayahnya, menyebabkan bibirnya robek.

Dalam bahasa Jawa, robek di bibir disebut "Sumbing."

Sang anak yang mengalami kejadian tersebut kemudian menjadi referensi untuk nama Gunung Sumbing.

Di sisi lain, saudara kembarnya, yang tumbuh menjadi pribadi baik dan santun, diabadikan sebagai Gunung Sindoro.

Baca Juga: Misteri Pos 4 Samarantu Gunung Slamet: Antara Kejadian Nyata atau Gaib yang Menyatu

Keunikan Gunung Sindoro

Gunung Sindoro tidak hanya dikenal lewat legenda asal-usulnya, tetapi juga karena keunikan dan misterinya.

Di lereng gunung ini, ditemukan artefak kuno yang diyakini berasal dari Kerajaan Mataram Kuno.

Artefak tersebut menjadi saksi sejarah kejayaan kerajaan yang musnah ketika Gunung Sindoro meletus.

Tak hanya itu, Gunung Sindoro juga dipercayai sebagai tempat tinggal para Bidadari.

Mitos lokal menyatakan bahwa Gunung Sindoro memiliki pusat energi feminim, sementara Gunung Sumbing dianggap sebagai pusat energi maskulin.

Keseimbangan antara keduanya dianggap penting untuk menjaga keharmonisan Tanah Jawa.

Para pendaki Gunung Sindoro pun memiliki kesaksian unik, seperti bertemu dengan sosok perempuan anggun yang diyakini sebagai Bidadari saat mendaki ke Puncak Sindoro.

Baca Juga: Gunung Slamet: 6 Misteri yang Menyelimuti Keindahan Puncak Tertinggi di Jawa Tengah

Masyarakat setempat meyakini bahwa bertemu dengan Bidadari di daerah Sindoro membawa keberuntungan dan rezeki berlipat.

Namun, keunikan Gunung Sindoro tidak hanya terbatas pada cerita mistisnya.

Gunung ini juga menjadi surga bagi pecinta bunga edelweis.

Bunga edelweis di Gunung Sindoro memiliki karakteristik dan aroma yang khas, menjadikannya berbeda dari edelweis di gunung lain.

Meskipun menyimpan kisah mistis dan keunikan alamnya, Gunung Sindoro tetap aktif dengan sejarah letusan yang mencatat sejak tahun 1908.

Dengan segala pesonanya, Gunung Sindoro tetap menjadi destinasi yang menarik bagi para pendaki dan pencinta alam yang ingin menjelajahi keindahan dan misteri Jawa Tengah.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.