Mengungkap Misteri di Gunung Arjuno: Keindahan Alam, Sejarah Pondok Lalie-Djiwo, dan Kisah Mistis yang Menyelimuti Alas Lali Jiwo

AKURAT.CO Misteri, Gunung Arjuno, dengan ketinggian mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut, menjulang gagah di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan.
Selain menjadi destinasi pendakian populer, gunung ini memiliki sejarah menarik dan juga dihiasi oleh misteri yang memikat para pendaki.
Jalur Pendakian dan Keindahan Alam
Terletak di Jawa Timur, Gunung Arjuno memiliki tiga jalur pendakian yang umumnya digunakan: via Lawang, Tretes, dan Batu.
Melalui perjalanan mendaki ini, para pendaki akan melintasi Alas Lali Jiwo, sebuah kawasan hutan yang penuh misteri dan keindahan.
Alas Lali Jiwo, sebuah hutan cemara yang rimbun dan hijau, diapresiasi karena keindahan alamnya yang memukau.
Namun, kini, selimut cerita misterius mengitari kawasan ini, dan banyak yang menyebutnya sebagai "hutan lupa jiwa."
Alas Lali Jiwo: Hutan yang Penuh Misteri
Menurut catatan sejarah Belanda di Java Pos, nama "Lali Jiwo" berasal dari sebuah pondok persinggahan yang dulu dimiliki oleh Duncan de Cloni MacLennan, seorang asal Skotlandia.
Pondok tersebut, yang terisolasi di lereng Gunung Arjuno, diberi nama "Pondok Lalie Djiwo."
Seiring waktu, nama ini meluas untuk mencakup seluruh hutan di sekitar pondok tersebut, menjadi yang kita kenal sebagai Alas Lali Jiwo.
Awalnya terkenal karena keindahan alamnya, kini kawasan ini dipenuhi oleh cerita mistis yang membuatnya menyeramkan bagi para pendaki.
Kisah Mistis Alas Lali Jiwo
Kisah mistis Alas Lali Jiwo telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Banyak yang percaya bahwa para pendaki yang melintas atau berada di dalamnya bisa mengalami "Lupa Diri."
Cerita ketakutan ini membuktikan bahwa Alas Lali Jiwo bukan hanya rimbun dan indah, tapi juga menyimpan aura misterius yang menakutkan.
Pendaki yang melanggar pantangan di Alas Lali Jiwo diyakini dapat tersesat dan dihantui oleh makhluk halus.
Pantangan tersebut termasuk larangan bersikap sombong, memakai pakaian berwarna merah, mendaki dengan kelompok berjumlah ganjil, merusak situs peninggalan, berbicara kasar, dan suka mengeluh.
Kisah Hilang di Alas Lali Jiwo
Tragisnya, beberapa kasus pendaki hilang di Alas Lali Jiwo telah tercatat.
Pada Juli 2022, Jurubianto Basri, seorang pelari marathon asal Jakarta, sempat hilang di Gunung Arjuno.
Tanda SOS yang diduga dari korban ditemukan di atas pos 4 pendakian Gunung Arjuno via Lawang di kawasan Alas Lali Jiwo.
Pada Maret 2022, M Naam Kurniawan juga dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Arjuno.
Naam tersesat di Alas Lali Jiwo dan merasa berputar melewati jalur yang sama tanpa menemukan jalan keluar.
Beruntung, ia berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Pada tahun 2019, seorang pendaki bernama Faiqus Syamsi asal Surabaya juga ditemukan tewas setelah hilang di Gunung Arjuno.
Kejadian lain melibatkan Roy, seorang pendaki yang diketahui hilang dan akhirnya dijemput oleh keluarganya di pos pendakian Gunung Arjuno.
Baca Juga: Menguak Misteri Alas Roban: Penggalan Sejarah dan Cerita Mistis yang Menyelimuti Jalur Pantura Jawa
Asal Usul Nama Alas Lali Jiwo
Meskipun misteri di sekitar Alas Lali Jiwo terus berkembang, asal usul nama ini ternyata tidak berkaitan dengan cerita horor atau mistis.
Nama ini sebenarnya terkait dengan sejarah hidup seorang Skotlandia, Duncan de Cloni MacLennan, pemilik pondok Lalie-Djiwo yang terisolasi di tengah perkebunan di lereng Gunung Arjuno.
Pada awalnya, MacLennan membuka pondok sebagai tempat beristirahat di tengah perkebunan Tretes.
Namun, pondok itu akhirnya menjadi terkenal sebagai tempat yang terisolasi dan "terlupakan," yang menciptakan nama "Lali Jiwo" atau "Jiwa yang Terlupakan."
Baca Juga: Menguak Misteri di Hutan Tinjomoyo: Cerita Mistis di Balik Pesona Alam yang Indah di Semarang
Menyelusuri Jejak Sejarah dan Misteri di Gunung Arjuno
Gunung Arjuno bukan hanya sekadar puncak fisik yang menantang.
Dibalut oleh hijaunya Alas Lali Jiwo dan dihiasi oleh cerita mistis, gunung ini menjadi tempat bagi petualangan dan refleksi spiritual.
Kisah hilangnya para pendaki, larangan-larangan mistis, dan sejarah asal usul nama menciptakan keunikan tersendiri bagi Gunung Arjuno.
Meskipun setiap perjalanan pendakian penuh tantangan, memahami kisah dan misteri di sekitar Gunung Arjuno dapat menjadi pengalaman yang mendalam.
Dalam setiap langkah mendaki, para pendaki tidak hanya menghadapi fisiknya, tetapi juga menjelajahi warisan budaya dan alam yang begitu kaya di puncak tertinggi kedua Jawa Timur ini.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam







