Merasakan Wisata Seni dan Wisata Sejarah dengan Mengunjungi Alun Alun Surabaya

AKURAT.CO - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka kembali tempat wisata Alun-Alun Surabaya yang berlokasi di Jalan Gubernur Suryo No. 15, baik area ruang terbuka (outdoor) maupun ruang bawah tanah (basement).
Pembukaan ini dilakukan setelah memang selama beberapa tahun terakhir sempat ditutup akibat pandemi covid-19.
Sebagai sebuah kota metropolitan kedua setelah Jakarta, Surabaya juga memiliki alun-alun dimana terbilang sangat berbeda dengan alun-alun di kota atau kabupaten lain.
Baca Juga: Politeknik Bumi Akpelni - PT Pelindo Multi Terminal Jalin Kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi
Tidak hanya memiliki area terbuka umum, namun juga area indoor.
Area indoor ini berada di bawah tanah, atau basement alun-alun itu sendiri.
Di sini, wisatawan dapat menikmati alun-alun di luar ruangan maupun di dalam ruangan.
Di luar ruangan, bisa menikmati keindahan taman yang tertata rapi dengan tanaman hijaunya.
Sementara di dalam ruangan, terdapat berbagai pameran di galeri seni. Serta pameran produk UMKM yang dapat langsung dibeli oleh wisatawan.
Baca Juga: Beredar Video Hoax Polres Tegal Kota Menahan Korban Curanmor, Kapolres Beri Klarifikasi
Meskipun menerapkan ruang terbuka umum, objek wisata ini menetapkan jam kunjung yang berbeda.
Untuk area basement buka 6 hari dalam seminggu. Sementara di area luar ruangan buka 6 hari juga.
Alun-alun Surabaya mulai terkenal setelah kemunculannya di sosial media.
Lokasi ini kemudian menjadi populer dan ramai kunjungan, baik wisatawan dari Surabaya maupun luar Surabaya.
Tak heran, karena objek wisata ini begitu menarik dengan berbagai wahana yang ditawarkan.
Terlebih, menjadi satu-satunya alun-alun di Indonesia yang menawarkan galeri seni di ruang bawah tanahnya.
Di bagian luarnya, wisatawan akan melihat pemandangan taman kota yang indah.
Tanaman tertata dengan rapi, dengan pepohonan dan rumput, diselingi tanaman hias.
Sehingga kawasan ini tampak begitu hijau dan asri menyejukkan mata.
Apalagi di sekitar kawasan ini juga terdapat bangunan bersejarah yang fotogenik.
Terdapat bangunan berbentuk kolonial Belanda, yang berdiri gagah di kawasan alun-alun.
Yang merupakan gedung Balai Pemuda, dulunya tempat berkumpul warga Belanda di Surabaya.
Untuk menghabiskan waktu dan bersosialisasi bersama kaum kelas sosial atas lainnya.
Karena keberadaan gedung ini, kawasan alun-alun pun sering kali terkenal dengan kawasan Balai Pemuda.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah







