Nyesek! Jersey Marselino Ferdinand untuk Kenneth Direbut Suporter Tak Tahu Malu, Warganet Geram!

JATENG.AKURAT.CO, Warganet geram dengan salah satu aksi suporter Timnas Indonesia yang merebut jersey Marselino Ferdinand.
Padahal jersey tersebut seharusnya diberikan kepada seorang anak yang bernama Kenneth.
Kenneth yang antusias menonton Timnas Indonesia di Stadion GBK, sampai rela membuat tulisan di kardus "Marselino Ferdinand May I Have Your Jersey?".
Marselino yang melihat itu langsung melepaskan jersey nya, dan menghampiri di pinggir tribun.
Ia lalu melemparkan jersey yang dikenakan ke arah Kenneth. Namun sayang, ada satu suporter yang merebut jersey tersebut.
Usai mendapatkan jersey Marselino, oknum suporter langsung pergi tanpa mempedulikan Kenneth yang berharap jersey idolanya.
Penonton yang melihat kejadian itu langsung menyoraki pria tersebut. Sementara Kenneth tampak kecewa dan menangis.
Video yang diunggah oleh akun X/mafi4wasit, Rabu (26/3) ini pun langsung viral di media sosial, dan banyak warganet geram dengan aksi pria itu.
"Jadi begini, /marcengggg melihat adik kecil yang meminta jerseynya dengan gambar dan tulisan kardus tersebut. Karena jarak lapangan dengan tribun ada 'kalenan', baju tersebut dilemparkan oleh Marselino tapi kebablasan dan diambil oleh orang lain," tulis mafi4wasit.
Marselino yang mengetahui jersey nya nyasar ke orang lain langsung meminta kepada penonton untuk menghentikan pria tersebut. Namun sayangnya, penonton tidak mempedulikan hal itu.
"Saya berada di zona yang sama dengan adik tersebut. Marselino sudah menunjuk bahwa itu jersey latihannya untuk si adik, tapi diembat sama orang," tulis akun \versans.
"Tag akun nya dong mau mampir," tulis @agus***
" Klo merasa dewasa sih balikin,"tulis akun @wahyu***
"Cari orangnya," timpal akun @arry***
"Netizen Indonesia selamat bertugas," sambung akun @sanga***
"Viralkan terus supaya malu.. Dunia akhirat," tulis akun @robertus***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









