Ghozali, Figur Kunci Dalam Ledakan Adopsi NFT, Memperkenalkan Koleksi Selfie 2.0, Awas Retail Jangan FOMO

AKURAT.CO, Dalam dunia digital yang terus berkembang, Ghozali kembali menjadi perbincangan hangat dengan pengumuman terbarunya tentang peluncuran koleksi NFT "Selfie" 2.0.
Melalui inisiatif ini, Ghozali tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pionir dalam industri NFT tetapi juga menandai era baru dalam adopsi teknologi blockchain.
Tanggal 22 Maret 2024, Ghozali melalui akun Twitter @Ghozali_Ghozalu, membagikan sebuah video berdurasi 55 detik yang mengungkapkan tentang rencana peluncurannya untuk koleksi NFT Ghozali Everyday.
Baca Juga: Gempa Bumi Tektonik M4.7 Guncang Pangandaran dan Sekitarnya, Belum Ada Kerusakan Dilaporkan
Koleksi ini merupakan lanjutan dari "Album Selfie" yang dimulai dari tahun 2022 hingga hari kelulusannya di tahun 2023.
Pengumuman ini langsung memberikan dampak signifikan terhadap kenaikan volume dan harga dasar (floor price) NFT Ghozali Everyday yang dirilis pertama kali pada Januari 2022.
Pada pagi hari tanggal pengumuman, terjadi lonjakan harga dasar dari 0.19 ETH menjadi 0.41 ETH, meskipun kemudian stabil kembali ke harga wajar 0.19 ETH.
Inovasi terbaru pada koleksi ini adalah penggunaan standar ERC404, yang merupakan hibrida antara NFT dan token, menawarkan likuiditas semi pada NFT yang didukung oleh token.
Selain itu, Ghozali juga melakukan presale untuk memecoins dan NFT di jaringan BASE, yang berhasil mencapai kap maksimum 400 ETH hanya dalam waktu lima menit, menunjukkan tingginya antusiasme dan dukungan komunitas.
Baca Juga: RANS FC Umumkan Alfredo Vera Sebagai Pelatih Baru
Untuk para retail investor di dunia blockchain, momen ini merupakan kesempatan untuk belajar dan tidak terjebak dalam FOMO atau menjadi likuiditas bagi pemain besar.
Strategi yang disarankan termasuk menunggu adopsi, mengikuti "uang pintar" dengan melacak alamat wallet yang terlibat, dan mengambil pelajaran dari Ghozali tentang bagaimana dia berhasil mencapai kesuksesan yang berkelanjutan di dunia NFT.
Pengumuman Ghozali tentang koleksi "Selfie" 2.0 tidak hanya menunjukkan kemajuan teknologi tetapi juga bagaimana individu dapat memanfaatkan blockchain untuk menciptakan nilai dan memperkuat komunitas.
Fenomena ini memberikan pelajaran penting tentang inovasi, ketekunan, dan pentingnya mengikuti tren dalam industri yang cepat berubah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time


