Perayaan Natal 2023: Toleransi Berkembang di UPGRIS, Pelajaran Harmoni di Lingkungan Kampus

AKURAT.CO SEMARANG, Menjaga keberagaman dan memupuk nilai toleransi merupakan hal yang dijunjung tinggi oleh Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr. Sri Suciati MHum.
Dalam pandangannya, lingkungan kampus bukan hanya tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga sebagai wadah di mana nilai-nilai toleransi terjaga dengan baik.
Sebuah bukti nyata dari implementasi nilai-nilai toleransi ini terjadi pada perayaan Hari Natal yang dihelat di kampus UPGRIS pada Kamis, 4 Januari 2024.
Rangkaian ibadah dan seremoni Natal dihadiri oleh keluarga besar umat nasrani yang ada di lingkungan kampus ini, menjadi momentum berharga bagi semua pihak.
"Kami berasal dari berbagai wilayah dengan beragam budaya dan agama. Catatan penting yang selalu saya sampaikan bahwa kami di UPGRIS selalu hidup dengan damai dan sejahtera," ujar Rektor Sri Suciati.
Harapannya adalah agar sinergi dan kerja sama antarumat beragama di lingkup kampus semakin terjalin dengan baik.
"Meskipun umat Muslim memiliki jumlah yang lebih banyak dibanding umat beragama lainnya, kami senantiasa menjaga komunikasi yang baik," tambahnya.
Lebih dari sekadar retorika, konsep toleransi di UPGRIS juga tercermin melalui fasilitas yang disediakan, seperti Ruang Doa bagi umat nasrani.
Rektor menegaskan bahwa wujud nyata dari toleransi ini tercermin melalui penghargaan terhadap tokoh-tokoh nasrani di lingkungan akademik yang menunjukkan kinerja yang luar biasa.
Rektor UPGRIS memperlihatkan bahwa keberagaman bukanlah sebuah hambatan, tetapi merupakan kekuatan yang dapat mempersatukan dan memberi kekayaan pada lingkungan kampus.
Dengan menghargai perbedaan, diharapkan bahwa semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di UPGRIS akan terus berkembang dan menjadi teladan bagi institusi pendidikan lainnya.
Dalam perayaan Natal 2023 di kampus UPGRIS tersebut juga dihadiri Anne Avantie, perancang busana nasional ternama asal Kota Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, Anne Avantie juga turut memberikan pencerahan terkait makna Natal dan penerapannya dalam kehidupan bersosial masyarakat, termasuk di lingkungan kampus.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?






