Jateng

Bikin Geger! 8 Invasi Hewan yang Menyerang Amerika dan Dunia, Pemerintah Sampai Kewalahan Tangani!

Theo Adi Pratama | 15 September 2025, 12:42 WIB
 Bikin Geger! 8 Invasi Hewan yang Menyerang Amerika dan Dunia, Pemerintah Sampai Kewalahan Tangani!

JATENG.AKURAT.CO, Dunia sedang menghadapi ancaman yang tidak terduga, dan kali ini bukan dari musuh militer, melainkan dari hewan-hewan yang "menginvasi" berbagai negara.

Fenomena ini tidak hanya menyebabkan kerusakan ekologis dan ekonomi, tapi juga menciptakan kepanikan massal.

Dari ikan yang melompat di perairan Amerika hingga tikus yang menguasai jalanan Paris, inilah 8 kasus invasi hewan yang bikin pemerintah kewalahan!

Invasi Hewan yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

1. Ikan Mas Asia (Amerika Serikat)

Pada tahun 1970-an, ikan mas Asia diimpor dari Tiongkok ke AS untuk membersihkan kolam.

Namun, entah bagaimana, ikan ini lolos ke alam liar dan berkembang biak dengan sangat cepat.

Di Danau-Danau Besar, ikan mas Asia ini menjadi ancaman serius bagi populasi ikan asli karena mereka memakan habis makanan ikan lainnya.

Yang lebih mengerikan, ikan-ikan ini sering melompat keluar dari air, membahayakan orang-orang yang sedang berlayar!

2. Belalang di Afrika Timur

Perubahan iklim memicu invasi belalang terbesar dalam sejarah di Afrika Timur pada akhir 2019 hingga awal 2020.

Satu kawanan belalang raksasa bisa menghabiskan makanan yang setara dengan konsumsi 35.000 orang dalam sehari!

Akibatnya, lahan pertanian hancur, dan ancaman kelaparan membayangi jutaan penduduk.

3. Ular Sanca Birmanya (Florida)

Ular sanca yang bisa tumbuh hingga 7 meter ini awalnya dipelihara sebagai hewan eksotis.

Tapi, setelah dilepaskan ke alam liar, mereka menjadi predator ganas di Everglades, Florida.

Ular-ular ini memangsa satwa lokal seperti rusa dan buaya, dan mereka bereproduksi dengan sangat cepat. Populasi mereka kini tak terkendali.

4. Kutu Kasur (Paris)

Paris digemparkan oleh invasi kutu kasur yang menyebar di hotel, kereta api, hingga bioskop.

Kutu ini sangat sulit dibasmi karena telah kebal terhadap banyak insektifisida modern.

Invasi ini tidak hanya mengganggu kesehatan publik, tapi juga mengancam industri pariwisata.

5. Katak Tebu (Australia)

Diperkenalkan pada tahun 1935 untuk mengendalikan kumbang tebu, katak ini justru menjadi malapetaka.

Kulitnya yang beracun sangat mematikan bagi predator asli, dan populasinya kini telah mencapai lebih dari 200 juta ekor!

6. Babi Hutan (Amerika Serikat)

Dibawa oleh penjelajah Spanyol pada abad ke-16, populasi babi hutan di AS kini mencapai 6 juta ekor.

Mereka menyebabkan kerugian miliaran dolar setiap tahun dengan merusak lahan pertanian dan ladang.

7. Tikus (Paris)

Paris dihuni oleh lebih dari 6 juta tikus, hampir dua kali lipat jumlah penduduk manusianya!

Mereka telah kebal terhadap racun tradisional, membuat upaya pembasmian menjadi sangat sulit.

8. Siput Raksasa Afrika (Florida)

Siput raksasa ini bisa tumbuh sebesar kepalan tangan manusia.

Mereka dianggap sebagai salah satu spesies siput paling merusak di dunia karena bisa memakan lebih dari 500 jenis tanaman.

Yang lebih mengerikan, mereka membawa parasit yang dapat menyebabkan meningitis pada manusia.

Fenomena invasi hewan ini menunjukkan betapa rapuhnya ekosistem kita dan betapa pentingnya pengelolaan lingkungan yang tepat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.