Strategi Sukses Memasuki Dunia Kerja Pada Industri E-commerce di Indonesia Bagi Gen Z

AKURAT.CO, Industri e-commerce telah menjadi tren dominan di Indonesia, seiring dengan penetrasi internet yang semakin kuat dan perkembangan teknologi digital yang canggih.
Bagi generasi muda, khususnya generasi Z, industri ini bukan hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga menjadi peluang karir yang menarik.
Dukungan fasilitas kantor yang inovatif dan lingkungan kerja yang penuh dengan talenta muda membuat perusahaan e-commerce menjadi incaran para pencari kerja.
Samuel Ray, seorang Profesional Human Resources (HR) dan Senior Employer Branding Lazada Indonesia, memberikan sejumlah tips bagi mereka yang ingin bersaing dan sukses di industri e-commerce.
Baca Juga: Menjadi Dokter Spesialis Anak: Cita-cita, Perjalanan Karir dan Tanggung Jawab Utama
1. Pahami Kualifikasi Posisi yang Dilamar
Menurut Samuel, langkah pertama yang harus diambil oleh calon pekerja di industri e-commerce adalah memahami kualifikasi dari posisi yang hendak dilamar.
Ini melibatkan refleksi diri dan peningkatan keahlian yang dibutuhkan untuk mendapatkan posisi yang diinginkan.
Meskipun memerlukan waktu dan usaha, hal ini dianggap sebagai investasi karir yang tidak akan disia-siakan.
Baca Juga: Membangun Karir sebagai Sales Consultant: Tugas, Kualifikasi, dan Skill yang Diperlukan
2. Susun Resume atau Curriculum Vitae (CV) dengan Baik
CV merupakan kesan pertama bagi setiap pelamar. Samuel menyarankan agar CV disusun dengan singkat, jelas, dan mampu menjelaskan seluruh pengalaman pelamar.
Tim HR biasanya tidak memiliki waktu untuk membaca CV yang panjang, sehingga penggunaan layout sederhana sangat dianjurkan.
3. Persiapan Diri untuk Wawancara
Saat mendapatkan undangan wawancara, calon pekerja sebaiknya mencari tahu tentang perusahaan e-commerce yang dituju dan mempelajari informasi terkini tentang mereka.
Menurut Samuel, hal ini membantu calon pekerja lebih siap dalam menghadapi pertanyaan yang mungkin diajukan.
Pelamar juga diingatkan untuk mempelajari industri secara menyeluruh, karena pengetahuan ini dapat menjadi nilai tambah.
Baca Juga: Menggali Peluang Karir sebagai Helper: Tugas, Jenis Pekerjaan, dan Tips Sukses
4. Bersikap Jujur dan Tetap Jadi Diri Sendiri
Samuel menekankan pentingnya bersikap jujur dan tetap menjadi diri sendiri saat wawancara.
Meskipun calon pekerja diharapkan menampilkan diri sebagai individu yang percaya diri dan siap belajar, tetap menjawab pertanyaan dengan jujur dan sewajarnya sangat dihargai oleh pewawancara.
5. Pertimbangkan Penawaran Gaji dengan Bijak
Setelah melewati proses wawancara, calon pekerja dapat menerima penawaran gaji.
Samuel menyarankan agar pertimbangkan penawaran tersebut dengan matang.
Selain jumlah gaji bulanan, faktor-faktor lain seperti asuransi, fasilitas kesehatan, program pengembangan karir, dan kesempatan belajar dari ahlinya juga perlu dipertimbangkan.
6. Manfaatkan Program dan Fasilitas untuk Pengembangan Diri
Apabila sudah berhasil masuk ke perusahaan e-commerce, Samuel menyarankan agar calon pekerja memanfaatkan program pelatihan dan fasilitas kantor untuk pengembangan diri.
Ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi tim, tetapi juga menjadi modal pertumbuhan karir di masa depan, bahkan jika calon pekerja berpindah ke kantor lain.
Artikel di atas memberikan panduan yang komprehensif bagi para pencari kerja yang berminat terjun ke industri e-commerce.
Dengan memahami dan menerapkan tips tersebut, generasi muda dapat bersaing dan meraih kesuksesan dalam karir mereka di dunia e-commerce yang dinamis dan penuh peluang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










