Kisah Angker dan Misteri Dibalik Bioskop Atoom di Citeureup: Saksi Bisu Cerita Mistis Dekade 1980an

JATENG.AKURAT.CO, Pada dekade 1980an, Bioskop Atoom di Citeureup adalah sumber hiburan utama bagi banyak orang di Bogor dan sekitarnya.
Bangunan itu ramai dengan pengunjung yang ingin menonton film favorit mereka, menciptakan kenangan indah bagi banyak orang.
Namun, kini, Bioskop Atoom telah berubah menjadi salah satu tempat angker yang paling terkenal di Bogor.
Pada tahun 1998, Bioskop Atoom berhenti beroperasi akibat krisis moneter yang melanda Indonesia.
Setelah itu, bangunan yang dulu ramai dengan keceriaan pengunjung, perlahan-lahan menjadi saksi bisu berbagai cerita mistis dan penampakan yang menyeramkan.
Kisah-kisah mistis mulai beredar di masyarakat, menambahkan aura mistis pada bangunan tua ini.
Salah satu kisah paling menonjol dari Bioskop Atoom adalah tragedi seorang gadis belia yang meninggal akibat aborsi yang dilakukannya sendiri di toilet bioskop.
Cerita tragis ini semakin diperkuat oleh pengakuan Sara Wijayanto, seorang artis sekaligus indigo, yang melalui sebuah program TV mengungkapkan bahwa bangunan tersebut dihuni oleh banyak entitas gaib.
Menurut Sara Wijayanto, di antara entitas gaib yang menghuni Bioskop Atoom adalah sosok sundel bolong yang dikaitkan dengan gadis yang meninggal karena aborsi tersebut.
Sundel bolong merupakan makhluk halus dalam mitologi Jawa yang sering dikaitkan dengan perempuan yang meninggal karena persalinan atau aborsi.
Selain itu, ada juga cerita tentang nenek tua berwajah menyeramkan yang kerap mengganggu pengunjung atau siapapun yang berani memasuki bioskop tua ini.
Kisah-kisah mistis ini telah menarik perhatian banyak orang, baik peminat paranormal maupun penasaran.
Bioskop Atoom yang dulu menjadi tempat hiburan, kini menjadi objek wisata mistis yang menarik minat wisatawan yang mencari pengalaman berbeda.
Meskipun sudah tidak beroperasi lagi, Bioskop Atoom tetap menjadi bagian penting dari sejarah dan budaya lokal di Bogor.
Bangunan tua itu tidak hanya menjadi saksi bisu dari masa lalu yang gemilang, tetapi juga menjadi tempat yang memicu imajinasi dan ketakutan di antara mereka yang berani menjelajah ke dalamnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










