Jateng

Kisah Angker Bangunan Bekas Hotel Siranda: Keangkeran di Tengah Kota Semarang, Berikut 3 Fakta Unik yang Menaunginya

Theo Adi Pratama | 13 April 2024, 18:18 WIB
Kisah Angker Bangunan Bekas Hotel Siranda: Keangkeran di Tengah Kota Semarang, Berikut 3 Fakta Unik yang Menaunginya

AKURAT.CO, Kota Semarang, pusat kegiatan perkotaan yang ramai, menyimpan satu rahasia yang tersembunyi dalam bentuk bangunan besar yang kini terbengkalai, menciptakan kesan angker.

Terletak di Jalan Diponegoro, Kelurahan Lempongsari, Gajahmungkur, bangunan ini, dulunya Hotel Siranda, kini hanya menjadi bayang-bayang masa lalu yang terlupakan.

Dahulu, Hotel Siranda merupakan ikon gemerlap Kota Semarang pada era 1980-an.

Terletak strategis di pusat kota dengan lahan yang luas, hotel ini menyediakan pemandangan kota yang menakjubkan.

Namun, sayangnya, keberkilauan masa lalu itu perlahan memudar seiring berjalannya waktu.

Bangunan megah ini, yang kabarnya berdiri sejak tahun 1979, pernah menjadi destinasi utama bagi para pengunjung yang mencari kenyamanan dan kemewahan.

Baca Juga: Kisah Angker Kali Angke: Sebuah Kisah Sejarah Kelam dan Jejak Pembantaian Etnis Tionghoa di Masa Lalu

Berbagai cerita indah dan sejarah melekat pada setiap sudut Hotel Siranda, menciptakan kenangan tak terlupakan bagi yang pernah menginjakkan kaki di sana.

Berikut ada tiga fakta unik tentang Hotel Siranda yang perlu kamu ketahui:

1. Arsitektur yang Memukau

Arsitektur Hotel Siranda memikat dengan perpaduan antara gaya Art Deco dan sentuhan budaya Jawa.

Gaya Art Deco ditandai dengan garis-garis geometris dan ornamen khas yang mencerminkan kemewahan, sementara elemen-elemen budaya Jawa terlihat dalam seni ukir kayu yang memperindah hotel ini.

Ornamen-ornamen ini bukan hanya menghiasi, tetapi juga memberikan nuansa khas yang membedakan Hotel Siranda Semarang dari properti lainnya.

Baca Juga: Kisah Angker Salah Satu Bangunan Peninggalan Belanda, Toko Merah: Bangunan Bersejarah yang Menjadi Ikoni di Jakarta Barat

2. Pembukaan yang Megah

Pada 15 Juni 1931, Hotel Siranda Semarang resmi dibuka dengan perayaan yang megah.

Para pejabat, tokoh masyarakat, dan tamu terhormat berkumpul untuk merayakan pembukaan hotel ini.

Hotel ini segera menjadi pusat perhatian dan menjadi tempat favorit bagi para tamu yang mencari penginapan mewah dan pelayanan terbaik.

Selama puluhan tahun beroperasi, hotel tersebut mengalami beberapa kali perubahan dan renovasi guna menjaga kualitas dan daya tariknya.

3. Lokasi Uji Nyali

Saking seramnya, bangunan bekas hotel ini sering menjadi tempat syuting untuk keperluan konten uji nyali para YouTuber.

Baca Juga: Kisah Angker Perjalanan Seorang Penumpang Bus dari Lampung ke Bekasi: Sebuah Pengalaman Penuh Misteri

Bukan hanya YouTuber, bahkan sebuah acara uji nyali terkenal di salah satu stasiun televisi terkemuka di Indonesia pernah melakukan syuting uji nyali di bangunan eks hotel ini.

Keseraman dan aura misterius yang menyelimuti bangunan ini menarik minat banyak orang untuk menjelajah dan mengungkap rahasia yang tersembunyi di dalamnya.

Dengan sejarah yang kaya dan misteri yang menarik, bangunan bekas Hotel Siranda tetap menjadi salah satu landmark yang menarik perhatian di Kota Semarang.

Meskipun terbengkalai dan angker, keindahan arsitektur dan kenangan masa lalu yang tersimpan di dalamnya tetap menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang ingin menjelajahi sisi gelap Kota Semarang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.