24 Petahana Gagal Lolos, KPU Sulsel Tetapkan Hasil Suara Pemilu, 85 Caleg Berhasil Lolos DPRD Sulsel

AKURAT.CO, Sebanyak 85 calon legislatif (caleg) bakal menduduki kursi di DPRD Sulsel untuk periode 2024-2029.
Dari jumlah tersebut, terlihat banyak wajah baru akan menghiasi susunan keanggotaan DPRD Sulsel.
Namun, dalam hasil rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU Sulsel, tidak sedikit incumbent atau anggota dewan petahana yang gagal mempertahankan kursinya.
Pemilu 2024 menjadi panggung bagi 24 caleg petahana yang harus menelan kekalahan.
Mereka tersebar di 11 Daerah Pemilihan (dapil) di Sulsel.
Incumbent atau anggota dewan petahana harus menerima kekalahan pahit.
24 caleg petahana itu di antaranya, Andi Januar Jaury Dharwis (Demokrat), Adam Muhammad (Gerindra).
Risfayanti Muin dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Haidar Madjid dari Demokrat.
Risma Kadir Nyampa (Demokrat), Fachruddin Rangga (Golkar), Andi Sugiarti Mangun Karim (PPP), Arfandy Idris (Golkar), Mulyadi Mustamu Demokrat.
Muhammad Aslim dari Perindo, Andi Muhtar Mappatoba (Gerindra), Isnayani (PKS), Andi Mangunsidi (Gerindra)
Andi Irwandi Natsir dari Partai Amanat Nasional (PAN), Henny Latif Gerindra, Ansyari Mangkona dari PDIP.
Kemudian politisi PAN Arifin Bando, Ian Latanro (Demokrat), Azhar Arsyad dari PKB, Dan Pontasik dari PDIP, Jufri Sambara (Demokrat).
Sarwindye Biringkanae (Nasdem), Rahmat Kasjim (Nasdem), dan Wahyuddin M Nur dari Partai Hanura.
Adapun komposisi pimpinan DPRD Sulsel untuk periode 2024-2029 akan mengalami perubahan signifikan.
Andi Irwandi Natsir dari Partai Amanat Nasional (PAN), Henny Latif Gerindra, Ansyari Mangkona dari PDIP.
Kemudian politisi PAN Arifin Bando, Ian Latanro (Demokrat), Azhar Arsyad dari PKB, Dan Pontasik dari PDIP, Jufri Sambara (Demokrat).
Sarwindye Biringkanae (Nasdem), Rahmat Kasjim (Nasdem), dan Wahyuddin M Nur dari Partai Hanura.
Adapun komposisi pimpinan DPRD Sulsel untuk periode 2024-2029 akan mengalami perubahan signifikan.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan akan menempati kursi wakil ketua berdasarkan hasil resmi perolehan suara dari pemilu terbaru.
Dua partai Islam ini berhasil meraih posisi yang kuat dengan masing-masing mengamankan 8 kursi dari total 11 daerah pemilihan (dapil) di Sulsel.
Sementara itu, posisi pimpinan sebelumnya yang dipegang oleh Partai Demokrat dan PKS harus bergeser setelah keduanya mengalami penurunan perolehan kursi.
Demokrat dan PKS, yang sebelumnya mengontrol 10 dan 8 kursi masing-masing, hanya mampu mengamankan tujuh kursi pada pemilu kali ini.
Partai Nasdem menjadi kunci dalam perebutan kursi Ketua DPRD Sulsel setelah berhasil meraih total 17 kursi.
Partai besutan Surya Paloh itu mengungguli partai penguasa pemilu sebelumnya.
Di mana Partai Golkar pada kali ini dipastikan kehilangan kursi ketua DPRD Sulsel.
Golkar pada Pemilu kali ini menempati posisi kedua dengan perolehan 14 kursi.
Sedangkan Partai Gerindra di posisi ketiga dengan 13 kursi.
Perubahan ini mencerminkan dinamika politik yang signifikan di Sulsel, dengan pergeseran kekuatan partai.
Di mana Partai Golkar pada kali ini dipastikan kehilangan kursi ketua DPRD Sulsel.
Golkar pada Pemilu kali ini menempati posisi kedua dengan perolehan 14 kursi.
Sedangkan Partai Gerindra di posisi ketiga dengan 13 kursi.
Perubahan ini mencerminkan dinamika politik yang signifikan di Sulsel, dengan pergeseran kekuatan partai.
Berikut daftar 85 Caleg di 11 daerah pemilihan melenggang ke DPRD Sulsel periode 2024-2029:
A. Dapil I (Makassar A)
1. Nasdem: 82.878
Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal: 46.375
2. Gerindra: 73.683
Fadel Muhammad Tauphan Ansar: 27.578
3. Golkar: 48.923
Munafri Arifuddin: 29.802
4. PDIP: 36.923
Fadli Ananda: 18.898
5. Demokrat: 35.418
Fatma Wahyuddin: 22.202
6. PKS: 33.165
Yeni Rahman 9.228
7. Nasdem: 27.626
Andre Prasetyo Tanta: 25.776
8. PKB: 26.761
Fauzi Andi Wawo: 17.807
9. Gerindra: 24.561
Edward Horas: 26.821
B. Dapil II (Makassar B)
1. Nasdem: 40.153
Rezki Mulfiati Luthfi: 21.683
2. PPP: 38.605
Zalman Alfariz Karsa Sukardi: 19.890
3. PKS: 34.051
Haslinda: 14.728
4. Golkar: 32.206
Rahman Pina: 24.301
5. PKB: 31.597
Musakkar: 14.396
6. PAN: 29.541
Hamza Hamid 22.638
C. Dapil III (Gowa-Takalar)
1. PPP: 117.503
Rifail Ka'bah Faizal Hijaz:
2. Gerindra: 105.378
Andi Tenri Indah: 63.142
3. PAN: 68.733
Sitti Husniah Talenrang: 44.070
4. Golkar: 68.500
Lukman B Kady: 27.845
5. PKB: 57.971
Fadilah Fahriana: 28.408
6. Nasdem: 51.476
Hariadi: 19.875
7. PDIP: 44.666
Muh Anzar Zainal Bate: 23.022
8. PKS: 39.752
Mallarangan: 8.619
9. PPP: 39.167
Rafiuddin: 24.515
D. Dapil IV (Bantaeng, Jeneponto, Selayar)
1. Nasdem: 81.773
Ady Ansar: 32.278
2. Golkar: 61.590
Maryani Ali: 24.871
3. Gerindra: 52.637
Vonny Ameliani Suardi: 15.468
4. PKS: 52.447
Abdul Rahman: 15.580
5. PPP: 32.380
Hamsyah: 15.257
6. PKB: 32.019
Bahtiar: 14.631
7. PDIP: 30.678
Alimuddin: 22.991
E. Dapil V (Bulukumba-Sinjai)
1. Gerindra: 58.669
- H. Patudangi: 17.744
2. NasDem: 56.698
- Mizar Roem: 28.050
3. PPP: 53.407
- Achmad Fauzan Guntur: 28.141
4. Golkar: 52.818
- A. Ayu Andira: 22.913
5. Demokrat: 47.003
- Heriwawan: 27.628
6. PKB: 31.792
- Andi Muhammad Anwar Purnomo: 21.006
F. Dapil VI (Maros, Pangkep, Barru, Parepare)
1. NasDem: 121.298
Tasming Hamid 42.118
2. Golkar: 113.916
Sofyan Syam 30.692
3. Gerindra: 93.865
Andi Nirawati: 41.812
4. PAN: 46.638
Irfan AB: 33.306
5. PKS: 46.391
Muzayyin Arif: 24.084
6. PKB: 42.427
Havid Fasha: 12.796
7. PDIP: 40.633
Rahmat Muhayang: 19.625
8. NasDem: 40.432
Muhammad Taufik Malik: 23.157
9. Golkar: 37.972
Patarai Amir: 25.713
G. Dapil VII (Bone)
1. Gerindra: 161.283
Yasir Machmud: 51.431
2. Nasdem: 55.110
H Muhammad: 29.186
3. Gerindra: 53.761
Andi Tenri Abeng Salangketo: 51.288
4. Demokrat: 48.228
H. Syahrir: 15.757
5. PKS: 43.366
Andi Irwan Wiraswasta: 16.623
6. PDIP: 33.434
Andi Putra Batara Lantara 17.241
7. Golkar: 32.688
Andi Izman Maulana Padjalangi: 14.043
H. Dapil VIII (Soppeng-Wajo)
1. Gerindra: 81.917
Sultan Tajang: 28.961
2. Golkar: 65.800
Andi Muhammad Ikram 50.297
3. PKB: 52.430
Andi Ayoga Fadel Akbar: 19.098
4. Demokrat: 34.702
Selle KS Dalle: 24.980
5. Nasdem: 32.669
Suryadi Bohari: 11.797
6. PPP: 31.236
Sufriadi Arif: 24.952
7. Gerindra: 27.305
Andi Saiful: 25.742
I. Dapil IX (Enrekang, Pinrang, dan Sidrap)
1. Nasdem: 263.598
Syaharuddin Alrif: 80.013
2. Nasdem: 87.866
Andi Azizah Irma Wahyudiyati: 64.510
3. Golkar: 61.684
Zulkifli Zain 29.995
4. Demokrat: 63.120
Muhtadin: 20.691
5. Nasdem: 52.719
Muh Yusuf: 47.874
6. Gerindra: 47.094
Rusdin Tabi 12.764
7. Nasdem: 37.656
Syukur: 26.366
8. PPP: 32.388
H Saharuddin: 15.537
9. Nasdem: 29.288
Aan Nugraha 25.700
J. Dapil X (Tana Toraja-Toraja Utara)
1. Golkar: 111.681
Fhireno Sakti Bassang: 45.138
2. Demokrat: 38.789
Yuniana Mulyana: 21.208
3. Golkar: 37.227
Yariana Somalinggi: 40.857
4. Gerindra: 35.881
Firmina Tallulembang: 19.684
5. Nasdem: 34.354
Yosia Rinto Kadang: 14.866
K. Dapil XI (Luwu Raya)
1. Golkar: 120.648
Jasrum: 24.200
2. Gerindra 73.983
- Marjono 21.331
3. PKB: 73.088
Zulfikar Limolang: 25.622
4. NasDem: 67.675
Ani Nurbani: 29.614
5. PAN: 55.642
Asni 16.760
6. PDIP: 50.443
Esra Lamban: 24.175
7. Demokrat: 48.248
Fadriaty: 17.519
8. PPP: 47.189
Rusli Sunali 28.807
9. Hanura: 42.801
Marji Rumpak: 17.901
10. Golkar: 40.216
Marthen Rantetondok: 19.868
11. PKS: 37.080
Andi Syaifuddin Patahuddin: 17.062
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










