SKI dan Pesantren di Jawa Tengah Perkuat Konsolidasi Dukungan Atas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

AKURAT.CO, Pendukung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar gencar melakukan konsolidasi dengan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Tengah.
Saat ini banyak pesantren NU yang membuka diri, bekerja sama untuk memenangkan pasangan kandidat capres cawapres yang diusung koalisi perubahan.
Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dinilai merepresentasikan politik santri yang mengedepankan persatuan dan akhlakul karimah.
Baca Juga: Dishub Kota Semarang Gelar Uji Emisi, Empat Kendaraan Operasional Dinas Tak Lolos
Untuk mendukung kerja pemenangan, Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) Jawa Tengah, SKI DIY dan SKI Magelang mengunjungi Ponpes Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan tersebut, pengasuh Ponpes Tegalrejo KH Yusuf Chudlori atau gus Yusuf menyambut baik kolaborasi dengan SKI untuk pemenangan Anies-Muhaimin di Jawa Tengah.
“Saya siap bergerak memenangkan AMIN di Jawa Tengah bersama PKB. Pendekatan dengan warga Nahdlatul Ulama itu menjadi pekerjaan rumah PKB, semoga dengan pendekatan gaya santri Insya Allah akan AMIN pada waktunya.
Saya beserta seluruh pengurus PKB Jateng solidkan pemenangan AMIN sampai tingkat basis,” kata Gus Yusuf.
Baca Juga: Duel Papan Atas, Rans Nusantara Siap Jungkalkan PSIS
Ia juga akan mengaktifkan kembali penggerak relawan Sudirman Said - Ida Fauziyah saat pilgub Jawa Tengah 2018 lalu, dimana saat itu pasangan tersebut memperoleh suara 41,22 persen.
Pada dua minggu lalu mantan menteri ESDM ini juga menggagas temu relawan pilgub 2018 lalu di Padepokan Kalisoga, Brebes.
Wasekjen SKI Azmi Majid juga mengatakan silaturahmi penguatan dilakukan antara partai pengusung dan pendukung AMIN.
Seperti yang dilakukan SKI di semua level kepengurusan partai pengusung.
“Penguatan di lapangan mutlak untuk kemenangan AMIN di bilik suara. Konsolidasi yang kita lakukan tidak pernah putus dan intensitasnya justru semakin bertambah,” tutupnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










