Jateng

KONI Semarang Minta Atlet Porprov Jateng 2026 Waspadai Cuaca Panas dan Jaga Kondisi Fisik

Muhammad Husni Mushonifi | 28 Oktober 2026, 13:36 WIB
KONI Semarang Minta Atlet Porprov Jateng 2026 Waspadai Cuaca Panas dan Jaga Kondisi Fisik
Suasana pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VXII Jateng 2026.

JATENG.AKURAT.CO, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang meminta seluruh atlet yang bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 untuk menjaga kebugaran tubuh, mencukupi kebutuhan nutrisi, serta mengatur waktu istirahat di tengah kondisi cuaca panas yang dapat menguras stamina.

Imbauan tersebut mengemuka setelah kabar meninggalnya atlet di kejuaraan Porprov Jateng 2026 di Semarang. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak mengenai perlunya mengutamakan keselamatan, memastikan kesiapan fisik, serta memantau kondisi kesehatan atlet selama kompetisi berlangsung.

Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menyampaikan rasa duka cita atas musibah yang menimpa atlet di Porprov. Ia berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bersama bagi penyelenggara maupun seluruh cabang olahraga untuk meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan atlet.

“Kami dari KONI Kota Semarang turut berbelasungkawa atas meninggalnya atlet dari Jepara dan Semarang. Mudah-mudahan ke depan bisa dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Kami sendiri sudah menyiapkan prosedur dan fasilitas pendukung, termasuk keberadaan tim medis di lokasi pertandingan,” kata Arnaz.

Arnaz menjelaskan, jadwal pertandingan yang padat membuat sejumlah atlet harus turun di lebih dari satu nomor. Situasi tersebut menuntut pengaturan tenaga dan waktu pemulihan secara tepat, terlebih ketika cuaca panas berpotensi menambah beban fisik atlet, khususnya saat bertanding di arena terbuka.

“Kondisi cuaca sekarang cukup panas dan bisa menguras tenaga atlet. Karena itu, kita semua harus meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan atlet perlu menjadi perhatian, baik dari sisi kesehatan, kesiapan fisik, maupun jumlah dan beban pertandingan yang harus mereka jalani,” ujarnya.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap atlet, KONI Kota Semarang juga memastikan bahwa atlet, pelatih, dan ofisial yang tergabung dalam Program Semarang Emas (PSE) telah memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti program yang berlangsung selama satu tahun.

Tidak hanya itu, KONI Kota Semarang telah menjalin kemitraan dengan sekitar lima hingga enam rumah sakit untuk mendukung kebutuhan pelayanan dan penanganan medis di sekitar lokasi pertandingan.

Menurut Arnaz, dukungan fasilitas kesehatan tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam menunjang pelaksanaan Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Meski demikian, ia menekankan bahwa kesiapan layanan medis perlu diimbangi langkah pencegahan, terutama melalui upaya menjaga kebugaran dan mengenali kondisi tubuh masing-masing atlet.

Untuk mengawasi pelaksanaan kompetisi, KONI Kota Semarang turut menugaskan tim monitoring di sejumlah daerah yang menjadi tuan rumah serta di berbagai venue pertandingan.

Tim tersebut tidak hanya melakukan pemantauan terhadap atlet Kota Semarang, tetapi juga membantu KONI Jawa Tengah dalam mengawasi jalannya penyelenggaraan Porprov secara lebih luas.

Pemantauan dilakukan untuk melihat situasi di lapangan, mulai dari kesiapan tempat pertandingan hingga kondisi selama kompetisi berlangsung. Dengan demikian, apabila ditemukan kendala atau potensi permasalahan, hal tersebut dapat segera diketahui dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Arnaz menilai, keberadaan tim monitoring di setiap venue memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pertandingan. Pengawasan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi dan kebutuhan atlet tetap mendapat perhatian selama pelaksanaan Porprov.

Menghadapi jadwal pertandingan yang cukup padat dan suhu udara yang relatif panas, Arnaz mengingatkan para atlet agar tidak memaksakan diri ketika tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan tenaga.

Ia meminta atlet menggunakan waktu jeda pertandingan secara optimal, mengonsumsi makanan bergizi yang telah disediakan, serta memastikan stamina tetap terjaga sebelum kembali berlaga.

“Pesan saya kepada para atlet, kondisi fisik harus benar-benar dijaga. Ketika sudah waktunya istirahat, gunakan waktu itu untuk beristirahat. Makanan yang sudah disediakan juga harus dikonsumsi dengan baik supaya kebutuhan gizi tubuh tetap terpenuhi,” tuturnya.

Ia menambahkan, kewaspadaan terhadap kondisi fisik perlu ditingkatkan, terutama bagi atlet yang menjalani pertandingan di luar ruangan dan terpapar suhu panas dalam waktu cukup lama.

KONI Kota Semarang berharap seluruh atlet yang berpartisipasi dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dapat mengikuti rangkaian pertandingan dengan aman dan tetap menjaga kebugaran. Semangat untuk mengejar prestasi, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan upaya melindungi kesehatan dan mengutamakan keselamatan atlet selama kompetisi berlangsung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.