Laga Final Sepakbola Porprov Jateng 2026: Kota Semarang Raih Perak Usai Gagal Adu Penalti Lawan Surakarta

JATENG.AKURAT.CO, Tim sepak bola Kota Semarang harus puas meraih medali perak pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 setelah kalah dari Surakarta pada partai final.
Pertandingan berlangsung alot dengan skor imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir, sebelum Surakarta memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 3-1.
Surakarta lebih dulu mencetal gol lewat Alvaro Adriano di menit ke-73, lalu disamakan oleh Semarang lewat Rafael Rahya di menit ke-80.
Hasil imbang membuat pertandingan berlanjut ke adu penalti. 3 penembak penalti Semarang yakni Rafael Rahya, Alexandre Akbar lalu Indra Purnama gagal mencetak gol sehingga hasil akhir adalah 3-1 untuk kemenangan Surakarta.
Pelatih sepak bola Kota Semarang, M Dhofir, mengakui mentalitas menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam pertandingan final tersebut.
Menurutnya, tekanan pertandingan membuat pemain terkadang kehilangan ketenangan, terutama ketika berada dalam situasi tertinggal.
“Saya melihat mentalitas itu sangat besar pengaruhnya. Pada akhirnya, mentalitas yang berbicara, termasuk saat adu penalti. Adu penalti juga soal mentalitas,” ujarnya.
Dhofir mengatakan, dirinya telah berupaya mengondisikan mental pemain serta mempersiapkan penendang penalti dengan baik. Namun, dalam kompetisi resmi seperti Porprov, kesiapan mental tetap menjadi faktor penting yang menentukan hasil pertandingan.
Meski gagal meraih medali emas, Dhofir mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Ia menilai pencapaian medali perak menjadi peningkatan tersendiri bagi sepak bola Kota Semarang dalam sejarah keikutsertaan di Porprov.
“Saya bangga dengan anak-anak. Intinya, kami sudah melampaui ekspektasi dari pencapaian yang selama ini diraih dalam sejarah Porprov Semarang. Alhamdulillah, hari ini kami sudah naik level dengan meraih medali perak,” katanya.
Ia berharap hasil tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan tim dengan lebih baik pada gelaran berikutnya. Menurutnya, potensi para pemain Kota Semarang cukup menjanjikan, terlebih sejumlah pemain juga telah mendapat kesempatan bergabung dengan klub.
“Kalau saya melihat, potensi anak-anak juga bagus. Alhamdulillah, banyak pemain yang diambil oleh klub. Itu menjadi gambaran bahwa anak-anak memiliki potensi,” jelasnya.
Namun, Dhofir juga menyoroti panjangnya rangkaian pertandingan yang harus dijalani para pemain selama Porprov. Kondisi fisik yang terkuras dinilai dapat memengaruhi performa tim, terutama ketika memasuki pertandingan penentuan.
“Event ini berlangsung sangat panjang dan melelahkan. Pemain yang siap secara fisik dan mental tentu memiliki peluang lebih besar untuk menjadi juara. Faktor kelelahan juga bisa memengaruhi performa sehingga pemain tidak bisa tampil maksimal pada pertandingan final,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Kota Semarang Berduka, Atlet Silat Ayudiah Rivana Tridiandinita Berpulang usai Ikuti Kejuaraan Porprov Jateng 2026
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8Gempa GunungKidul 2 Menit Lalu, Gempa 5,2 M Guncang Gunung Kidul Malam Ini, Guncangan Terasa hingga Yogya, Bantul Sleman Pacitan Kediri
- 9GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 10Kronologi Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal Usai Operasi Cedera, Penyebab Masih Ditelusuri



