Jateng

Norris Murka! Sebut Colapinto Tak Layak di F1 dan Minta Sanksi Larangan Balapan

Theo Adi Pratama | 27 September 2026, 08:33 WIB
Norris Murka! Sebut Colapinto Tak Layak di F1 dan Minta Sanksi Larangan Balapan

JATENG.AKURAT.CO, Grand Prix Azerbaijan 2026 di Sirkuit Baku City menyisakan drama dan kekecewaan mendalam bagi Lando Norris.

Pembalap McLaren itu harus tersingkir dari balapan akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan Franco Colapinto dari Alpine.

Insiden terjadi pada lap ke-36 saat restart Safety Car. Colapinto mengalami lock-up dan menabrak Norris serta rekan setimnya sendiri, Pierre Gasly.

Akibatnya, ketiganya gagal menyelesaikan balapan. Norris pun tidak bisa menyembunyikan kemarahannya. Ia menyebut Colapinto tidak layak berada di Formula 1 dan meminta FIA memberikan sanksi larangan balapan.

Pernyataan keras itu disampaikan Norris kepada Sky Sports usai balapan.

Kini, insiden ini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan pembalap F1.

Kronologi Insiden di Restart Safety Car

Insiden bermula ketika balapan kembali dilanjutkan setelah Safety Car. Norris, yang sebelumnya mengalami lock-up dan turun ke posisi tengah, sedang berjuang memperbaiki posisinya.

Namun, saat mendekati Tikungan 1, Colapinto yang berada di belakangnya mengalami lock-up hebat.

Mobilnya meluncur ke sisi dalam tikungan dan menghantam Norris serta Gasly.

Ketiga mobil pun tidak bisa melanjutkan balapan. Colapinto langsung mendapat penalti 10 detik dan tambahan penalti grid lima posisi untuk balapan berikutnya di Malaysia karena tidak menyelesaikan balapan.

Kekecewaan Norris dan Gasly

Norris sangat kecewa dengan insiden tersebut. "Saya hanya lambat, tapi pada akhirnya saya tersingkir begitu saja. Ada pembalap yang seharusnya tidak ada di Formula 1," ujarnya.

Ia menilai insiden itu sebagai kelalaian fatal dan menuntut FIA lebih tegas.

"Jika Anda menyebabkan kecelakaan saat restart seperti ini, setidaknya Anda harus mendapat larangan satu balapan," tegas Norris.

Sementara itu, Gasly juga kehilangan poin besar. Melalui radio tim, ia terdengar sangat frustrasi.

"Ya Tuhan, saya tidak percaya. Begitu banyak poin hilang," katanya. Kepada media, Gasly menyatakan bahwa insiden itu sangat menyakitkan karena ia dan Colapinto sebenarnya tampil kompetitif sepanjang balapan.

Colapinto Mengakui Kesalahan

Colapinto tidak mengelak. Ia secara terbuka meminta maaf kepada tim, Gasly, dan Norris.

"Ini kesalahan besar. Saya benar-benar di luar kendali. Rem dingin, ban dingin. Saya minta maaf kepada Pierre dan Lando," ujarnya.

Meski begitu, ia menegaskan hubungannya dengan Gasly tetap baik. "Kami selalu cocok. Kami harus melanjutkan," tambahnya.

Reaksi Pembalap Lain: Russell dan Verstappen Tidak Setuju

Pernyataan Norris yang meminta larangan balapan ternyata tidak didukung semua pembalap.

George Russell, pemenang GP Azerbaijan, menilai permintaan itu terlalu keras.

"Itu terlalu berlebihan. Restart Safety Car dengan ban dingin, kesalahan kecil bisa berdampak besar. Larangan balapan seharusnya untuk tindakan yang sengaja dan berbahaya," kata Russell.

Max Verstappen pun setuju. "Kesalahan kecil bisa terjadi. Yang penting pembalapnya sadar dan minta maaf. Larangan balapan rasanya terlalu berlebihan," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.