Bak Bumi dan Langit, Ranking FIFA dan Nilai Skuad Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis Jadi Sorotan

JATENG.AKURAT.CO, Pertemuan Timnas Indonesia melawan Saint Kitts & Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 menghadirkan kontras mencolok.
Tidak hanya dari segi kualitas permainan, tetapi juga terlihat jelas dalam ranking FIFA hingga nilai pasar skuad kedua tim.
Perbedaan tersebut bahkan bisa disebut seperti bumi dan langit.
Ranking FIFA: Selisih Jauh, Tren Berbanding Terbalik
Mengacu pada rilis resmi FIFA per 19 Maret 2026, Timnas Indonesia menempati peringkat ke-121 dunia.
Sementara itu, Saint Kitts & Nevis berada di posisi ke-154.
Tim berjuluk The Sugar Boyz tersebut menjadi peserta dengan peringkat paling rendah di FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia.
Posisi mereka bahkan berada di bawah Kepulauan Solomon.
Selisih lebih dari 30 peringkat mencerminkan perbedaan konsistensi performa kedua tim dalam beberapa tahun terakhir.
Namun jika ditarik ke belakang, situasinya tidak selalu seperti ini.
Pada April 2021, Saint Kitts & Nevis sempat berada di peringkat ke-135 dunia, sementara Indonesia justru masih terpuruk di posisi ke-173.
Saat itu, tim Karibia tersebut berada jauh di atas Indonesia.
Memasuki awal 2022, Saint Kitts & Nevis turun ke posisi ke-142.
Di sisi lain, Indonesia mulai menunjukkan perbaikan dengan naik ke peringkat ke-159.
Titik balik terjadi pada Oktober 2023. Indonesia berhasil menyalip Saint Kitts & Nevis dengan menempati posisi ke-145, sementara lawannya turun ke peringkat ke-147.
Sejak saat itu, tren kedua tim bergerak berlawanan arah.
Indonesia terus mengalami peningkatan, sementara Saint Kitts & Nevis justru mengalami penurunan yang konsisten hingga kini berada di luar 150 besar dunia.
Performa Terbaru: Grafik Naik vs Grafik Turun
Penurunan Saint Kitts & Nevis tidak lepas dari hasil pertandingan yang kurang memuaskan dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam lima pertandingan terakhir, mereka menelan empat kekalahan dan hanya meraih satu kemenangan terakhir pada November 2024.
Situasi tersebut membuat posisi mereka semakin terpuruk di ranking FIFA.
Sebaliknya, Indonesia menunjukkan perkembangan yang lebih stabil.
Peningkatan peringkat menjadi bukti bahwa performa tim semakin kompetitif di level internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




