Jateng

Usai Senggol The Jakmania, Gelandang Persib Marc Klok Minta Semua Pihak Bersatu Dukung Timnas Indonesia

Arixc Ardana | 27 Maret 2026, 18:32 WIB
Usai Senggol The Jakmania, Gelandang Persib Marc Klok Minta Semua Pihak Bersatu Dukung Timnas Indonesia
Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menyerukan pentingnya persatuan dan dukungan penuh dari seluruh elemen sepak bola nasional untuk Timnas Indonesia

JATENG.AKURAT.CO, Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menyerukan pentingnya persatuan dan dukungan penuh dari seluruh elemen sepak bola nasional untuk Timnas Indonesia.

Seruan tersebut disampaikan menjelang dua laga FIFA Series Maret 2026, di tengah polemik yang sempat menyeret namanya di media sosial.

Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts & Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026 malam di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Baca Juga: Adu Kekuatan Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis di FIFA Series 2026, Skuad Rp600 Miliar vs 11 Miliar, Siapa Bakal Menang Malam Ini?

Laga ini menjadi ujian awal bagi skuad Garuda sebelum menghadapi lawan yang lebih berat pada 30 Maret mendatang, yakni Bulgaria atau Kepulauan Solomon.

Meski Timnas tidak tampil dengan kekuatan penuh karena sejumlah pemain pilar absen, Klok tetap menunjukkan optimisme tinggi.

Ia meyakini Indonesia mampu meraih hasil maksimal dalam dua pertandingan tersebut.

“Saya pikir seharusnya menang (lawan Saint Kitts & Nevis). Nanti tanggal 30 lawan Bulgaria atau Kepulauan Solomon pasti lebih berat, tapi saya optimistis harusnya menang juga,” ujar pemain bernomor punggung 23 itu.

Bagi Klok, keberhasilan Timnas tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain di lapangan, tetapi juga dukungan dari luar lapangan.

Ia menilai atmosfer positif dari suporter dapat menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.

Namun, Klok juga menyoroti fenomena negatif yang masih kerap terjadi, yakni perundungan atau komentar bernada serangan di media sosial terhadap pemain Timnas.

Ia mengaku heran dengan sikap sebagian pihak yang justru menjatuhkan pemain yang tengah berjuang membawa nama negara.

“Saya bingung, apa manfaatnya merundung pemain? Untuk pemain, untuk tim nasional, atau untuk membangun kualitas kita? Sama sekali tidak ada manfaatnya,” tegasnya.

Menurut Klok, tekanan mental akibat hujatan dari publik bisa berdampak besar terhadap performa pemain.

Bahkan, dalam jangka panjang, hal tersebut berpotensi merusak perkembangan karier pemain, terutama mereka yang masih berusia muda.

Ia menekankan bahwa siapa pun pemain yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia adalah pilihan pelatih yang harus dihormati dan didukung bersama.

Tidak seharusnya ada perdebatan yang justru memecah fokus tim.

“Siapa pun yang ada di Timnas, Beckham, Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes, dari klub mana pun, semua harus kita dukung. Pelatih memilih pemain, kita dukung rencana tim kepelatihan dan pemain yang ada di sana,” lanjut Klok.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.