Dua Pukulan Telak Bagi Persebaya Jelang Laga Lawan Persita, Paul Munster Tetap Optimis Raih Tiga Poin

AKURAT.CO, Dua Pukulan Telak Bagi Persebaya Jelang Laga Lawan Persita, Paul Munster Tetap Optimis Raih Tiga Poin
Jelang laga melawan Persita Tangerang, Persebaya Surabaya mendapat dua pukulan telak dari Komite Disiplin - Komdis PSSI
Meski demikian pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster tetap optimis raih tiga poin di pekan ke-25 Liga 1 2023/2024 saat menghadapi Persita Tangerang
Jelang laga vs Persita Tangerang, Persebaya mendapat kabar buruk dari hasil sidang Komite Disiplin PSSI, per tanggal 12 Februari 2024
Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada tanggal 4 Februari 2024 dalam kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 menjadi sorotan setelah beberapa insiden terjadi di lapangan.
Akibatnya, pemain Persebaya Reva Adi Utama yang terlibat dalam insiden dengan pemain Bhayangkara FC, Sani Rizki Fauzi,mendapat sanksi dari Komdis PSSI
Dalam pertandingan tersebut, Reva Adi Utama dinilai melakukan tindakan kasar yang melanggar aturan, sehingga mendapatkan kartu merah langsung dari wasit.
Hukuman yang diberikan kepadanya dari Komdis PSSI berupa larangan bermain selama 2 pertandingan dan denda sebesar Rp. 10 juta
Selain mendapatkan kartu merah langsung, Reva Adi Utama juga melanggar aturan dengan memasuki area lapangan permainan, sambil masih mengenakan jersey yang sama.
Ini dianggap sebagai pelanggaran tambahan yang berujung pada teguran keras, beruntung teguran tersebut tidak diikuti dengan hukuman denda.
Tidak hanya pemain Persebaya, Sani Rizki Fauzi , yang merupakan pemain Tim Bhayangkara Presisi Indonesia FC, jug tak luput dari sanksi
Sani dinilai melakukan tindakan kasar yang melampaui batas dengan menggunakan tubuhnya secara berlebihan, yang berujung pada pemberian kartu merah langsung.
Konsekuensinya, Sani Rizki Fauzi dijatuhi hukuman larangan bermain selama 2 pertandingan dan didenda sebesar Rp. 10 juta
Tim Persebaya Surabaya
Selain insiden-individu, tim Persebaya Surabaya juga terkena denda karena beberapa pemainnya mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan tersebut.
Sebanyak 5 orang pemain dari tim ini mendapat kartu kuning, yang mengakibatkan denda sejumlah Rp. 50.000.000,-.
Disisi lain terlepas dari keputusan Komdis PSSI, pelatih Persebaya Paul Munster, menyatakan optimisme tinggi bahwa timnya dapat mempertahankan tren positif dengan meraih kemenangan serta menjaga keunggulan tanpa kebobolan.
Menurutnya, kondisi tim saat ini baik secara taktikal, fisik, dan mental setelah berhasil mengakhiri masa paceklik kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir.
Selain itu, catatan pertemuan sebelumnya antara kedua tim juga memberikan dorongan semangat bagi Persebaya.
Dalam dua pertemuan terakhir, Persebaya tidak pernah kalah dengan satu kali imbang dan satu kali menang dengan skor telak 0-5.
Namun, Paul Munster juga mengingatkan bahwa Persita Tangerang sedang dalam kondisi sulit setelah mengalami dua kekalahan beruntun dengan skor telak dalam pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC (3-0) dan PSM Makassar (4-0).
Meskipun demikian, ia menekankan pentingnya untuk tidak meremehkan lawan yang memiliki misi bangkit.
Menanggapi pertandingan tandang, Paul Munster menyatakan bahwa meskipun timnya harus bermain di luar kandang, mentalitas mereka tetap sama seperti saat bermain di rumah.
Namun, ia sadar bahwa Persita Tangerang akan mendapat dukungan langsung dari suporter mereka di kandang sendiri, yang dapat meningkatkan motivasi tim tuan rumah.
"Saya tahu Persita, mereka kuat saat bermain di kandang. Jadi saya yakin mereka akan menyiapkan taktik yang sama untuk kami," ujar Paul Munster. "Kami tidak bisa meremehkan mereka karena mereka lebih kuat di kandang daripada saat bermain tandang."
Dengan kata lain, Persebaya Surabaya tetap waspada meskipun diunggulkan dalam pertandingan tersebut.
Mereka bertekad untuk memberikan yang terbaik di lapangan dan meraih hasil positif di BRI Liga 1 2023/24.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







