Usai Dikartu Merah, Oknum Suporter Hina Orang Tua dan Rasis, Hugo Samir: Rasis ke Saya Aja Jangan ke Orang Tua

AKURAT.CO, Hugo Samir dianggap menjadi salah satu pemain yang bertanggung jawab atas kekalahan Indonesia atas Uzbekistan, dalam babak 16 besar Asian Games 2023.
Diketahui, saat pertadingan di babak tambahan waktu, Hugo Samir justru melakukan kontak fisik dengan lawan, akibat terprovokasi hingga langsung dikartu merah oleh wasit.
Hugo Samir pun dianggap sebagai biang kerok kekalahan Indonesia, hingga akun medsos miliknya diserbu para penggemar sepak bola Tanah Air.
Baca Juga: Ini Cara Beli dan Kirim E-Voucher BBM MyPertamina, Bisa Patungan Isi Bensin Bersama Teman
Para suporter tersebut, menumpahkan kekesalan mereka terhadap Hugo Samir, usai Indonesia tersingkir di babak 16 besar Asian Games 2023.
Pemain Borneo FC tersebut dinilai sebagai penyebab kekalahan Indonesia.
Sebab usai kalah jumlah pemain, karena Hugo Samir dikartu merah wasit, gawang Indonesia berhasil dijebol lawan pada menit ke-121.
Sayang, dalam penyampaian komentar tersebut, banyak diantara para suporter yang menuliskan dengan kata-kata makian hingga rasis.
Tak hanya menyerang Hugo Samir, namun juga keluarganya, termasuk sang ayah, Jacksen F. Tiagoseorang, yang merupakan mantan pemain sepak bola dari Brasil yang pernah bermain serta melatih Persebaya Surabaya.
'Bagi yang mau menghujat atau mau rasis ke saya aja,jangan ke orang tua saya, karena ini ulah saya, bukan ulah orang tua saya" tulis Hugo Samir dalam akun medsos miliknya.
Baca Juga: FULL TIME Hasil Akhir Liga 2 Sulut United vs Persewar Waropen Hari Ini Jumat 29 September 2023
Tak hanya sekali, pemain Timnas Indonesia ini bahkan harus dua kali menggunggah permintaan tersebut.
"Yang salah saya bukan keluarga saya, jadi tolong jika ingin menghujat ke saya saja", tulisnya kembali.
Unggah tersebut pun mendapat respon beragam dari warganet.
Baca Juga: Pria Beratribut Banser dalam PKS Bersholawat Punya KTA PKS
Betul, kritik dia aja jangan Bapaknya, orang Bapaknya bagus kok, dan jangan rasis, tapi dia juga harus introspeksi diri, ada alasan kok kenapa dia itu pernah dibanned, kenapa STY ga mau panggil dia lg -- @pastibisaaa_
Diakui dia berlebihan. Tapi klo hinaan itu sampai menyasar keluarganya malah ga ada bedanya sama kalian si Hugo itu -- @rifqida_
ajakan serang ig pemain lawan oleh suatu fansbase besar di IG berujung hingga sekarang, bahkan pemain timnas sendiri sering kena hujat netijen IG. gatau mau nyalahin siapa, yaa semoga dikurang2in ketikan jahatnya ke pemain sendiri, krn mental pemain kita emg ga sebagus itu. -- @frmnto140
Baca Juga: Menyesal Ikut Pengamanan PKS Bersholawat, Banser Semarang Terima Sanksi Kode Etik
Harus belajar dr kasus kemarin yg pada rame2 minta maaf gara2 ikut-ikutan komen jahat. Jaman sekarang ujaran kebencian, apalagi rasis sangat bisa dijatuhi hukuman penjara/denda. -- @JR_Cyrillus
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








