Jateng

Menyesal Ikut Pengamanan PKS Bersholawat, Banser Semarang Terima Sanksi Kode Etik

Afri Rismoko | 29 September 2023, 12:50 WIB
Menyesal Ikut Pengamanan PKS Bersholawat, Banser Semarang Terima Sanksi Kode Etik

AKURAT.CO- Personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Semarang yang mengikuti pengamanan PKS Bersholawat mengaku menyesal atas tindakan tersebut.

"Sudah kami klarifikasi semua personel yang terlibat dalam pengamanan acara itu," kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang, Abdur Rahman di kantor PCNU, Kamis (28/9/2023) petang 

Menurut pengakuan 9 personel Banser tersebut, lanjutnya, tidak ada rencana Banser mengikuti kegiatan, apalagi sampai naik panggung.

"Jadi mereka ini sejatinya hanya mendapat permohonan pengamanan terhadap KH. Ali Sadikin bersama Mafia Sholawat dalam kegiatan itu," terangnya.

Baca Juga: TikTok Awards Indonesia 2023, TikTok dan RCTI Rayakan Deretan Kreator Pembawa Perubahan Positif

"Nah, ketika di lokasi sudah beda, ada panitia dari PKS yang beratribut Banser mengajak ke panggung dan nyanyi lagu kebanseran," sambungnya.

Di lain sisi, Abdur Rahman juga menegaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang surat edaran dari Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor yang melarang penggunaan atribut Ansor maupun Banser untuk kegiatan politik.

"Kami sudah sosialisasi di berbagai kesempatan, tapi ternyata mereka belum tahu tentang edaran itu. Intinya hanya ikut menghormati kiai, itu saja niatnya," bebernya.

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kota Semarang, M. Mohlis menerangkan, para personel Banser tersebut telah membuat surat pernyataan dan harus menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga: PT Jasamarga Batang Semarang Salurkan 1000 Paket Sembako

"Sesuai hasil sidang etik, ada sanksi bagi para personel Banser yang mengikuti kegiatan pengamanan tersebut," ungkapnya.

"Mereka telah menyatakan penyesalan, dan permohonan maaf, serta berjanji tidak akan pernah mengulangi hal serupa," lanjutnya.

Ia juga menegaskan untuk semua permohonan keamanan akan diatur dengan mekanisme surat tembusan berjenjang.

Baca Juga: Masyarakat Buang Sampah Sembarangan Bisa Kena Denda 50 Juta Rupiah

"Kedepannya, semua kegiatan pengamanan akan dikontrol secara berjenjang," tandasnya.  

Dikatakan, pihak yang mengajak dalam pengamanan tersebut adalah salah satu anggota PKS yang memiliki KTA resmi. Ia juga terlibat dalam tim pemenangan caleg PKS di Semarang. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A