Semangat Toleransi: Kolaborasi Pemuda Katolik Komcab Kendal dan Banser Dalam Pengamanan Sholat Ied di Kendal

JATENG.AKURAT.CO, Dalam semangat mempererat persaudaraan antar umat beragama, Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Kendal menjalin kolaborasi dengan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk mendukung kelancaran ibadah Sholat Ied di Masjid Baitussalam Boja, Kabupaten Kendal.
Kolaborasi ini menjadi simbol nyata dari toleransi yang memancarkan kedamaian dan keharmonisan.
Sejumlah anggota Pemuda Katolik turut andil dalam mengamankan jalannya ibadah dengan bersama Banser mengatur lalu lintas, mengawasi area masjid, dan memastikan seluruh rangkaian berjalan tanpa hambatan.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Kendal, Fidelis Mahelza Adhi Sandyano, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah wujud solidaritas untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi saudara Muslim yang merayakan Idul Fitri.
“Kami ingin memberikan dukungan penuh bagi saudara-saudara kami yang merayakan Idul Fitri. Ini adalah bentuk solidaritas kami untuk menjaga kedamaian dan keamanan selama ibadah,” ujar Fidelis.
Langkah ini disambut antusias oleh jamaah Masjid Baitussalam, yang merasa kehadiran Pemuda Katolik dan Banser menciptakan suasana damai dan harmonis.
Banyak warga setempat memuji kolaborasi ini sebagai bentuk nyata persaudaraan dan kerja sama yang patut diteladani.
Kerjasama antara Pemuda Katolik dan Banser diharapkan menjadi tradisi yang terus terjalin di masa depan.
Kedua pihak optimis bahwa inisiatif serupa dapat memperkuat semangat toleransi serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan yang lebih kokoh di Kabupaten Kendal.
Langkah kecil dengan dampak besar ini kembali mengingatkan kita akan indahnya keberagaman, yang ketika dipadukan dengan cinta dan solidaritas, mampu menciptakan harmoni dalam kehidupan sehari-hari.
Sebuah cerita yang menginspirasi di Hari Raya Idul Fitri tahun ini, memperlihatkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk menyatu dalam semangat kedamaian.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








