PSSI dan PT LIB Uji Coba VAR

AKURAT.CO, Dalam upaya meningkatkan kualitas dan keadilan dalam sepak bola nasional, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) bersama dengan PSSI telah melaksanakan uji coba penerapan sistem Video Assistant Referee (VAR) tahap ketiga.
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan JSI, Resort Megamendung, Bogor, menandai langkah signifikan dalam kemajuan olahraga di Indonesia.
Dilengkapi dengan delapan kamera canggih yang terpasang di berbagai titik lapangan, uji coba ini melibatkan klub-klub Sekolah Sepak Bola (SSB) lokal sebagai bagian dari proses verifikasi teknologi.
Baca Juga: Perjalanan Baru PSIS Semarang Mencari Home Base Sementara Selama Renovasi Stadion Jatidiri
"Kita menggunakan peralatan yang setara dengan yang digunakan di Piala Dunia U-17 2023," ujar Ferry Paulus, Direktur Utama PT LIB, menegaskan komitmen terhadap standar internasional.
Ratu Tisha, Wakil Ketua Umum PSSI, menyampaikan bahwa VAR diharapkan bisa diterapkan selama BRI Liga 1 2023/2024 pada seri championship yang berlangsung 4-26 Mei.
Namun, sebelum implementasi penuh, sistem ini harus melewati beberapa tahapan persetujuan, termasuk evaluasi akhir dari FIFA terhadap wasit dan asisten wasit VAR.
Rencana kedatangan FIFA antara tanggal 1 dan 8 Maret akan menjadi momen krusial dalam proses evaluasi ini, menandai titik balik penting dalam persiapan wasit nasional untuk mengoperasikan teknologi VAR secara efektif.
Selama uji coba, wasit dan asisten wasit dilatih untuk melakukan simulasi operator tayang ulang.
Latihan ini vital untuk memastikan keputusan penting, seperti validitas gol, penalti, potensi pelanggaran yang berujung pada kartu kuning atau merah, dan kesalahan identifikasi pemain, dapat diambil dengan akurasi yang lebih tinggi.
Penerapan VAR merupakan terobosan yang diharapkan dapat meningkatkan keadilan dan integritas pertandingan sepak bola di Indonesia.
Dengan adanya dukungan teknologi canggih, sepak bola Indonesia diharapkan semakin profesional dan disegani di kancah internasional.
Penggemar sepak bola di Indonesia dapat menantikan perubahan signifikan ini sebagai bagian dari evolusi sepak bola nasional yang lebih adil, transparan, dan kompetitif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








