Kerusakan Bus Persekat: Mediasi Tanpa Panpel PSCS, Keluarga Pelaku Minta Maaf Kepada Persekat Tegal

AKURAT.CO, Dalam sebuah langkah rekonsiliasi pasca insiden yang melibatkan kerusakan bus tim Persekat, keluarga dari pelaku yang tidak didampingi oleh panitia pelaksana (panpel) dan manajemen PSCS telah mengambil inisiatif untuk meminta maaf. Hal itu terungkap di akun instagram resmi Persekat Tegal.
Dalam pertemuan yang diadakan, keluarga pelaku, yang didampingi oleh Ketua Umum Lanus Mania, bertemu dengan manajemen Persekat untuk secara resmi meminta maaf atas tindak pidana yang dilakukan oleh anggota keluarga mereka.
Insiden yang dimaksud telah menyebabkan kerugian materiil pada tim Persekat, dan keluarga pelaku juga telah menawarkan untuk mengganti kerugian tersebut.
Respons positif datang dari manajemen Persekat yang menerima itikad baik dan permintaan maaf tersebut, meskipun demikian, mereka tetap menyerahkan proses hukum lebih lanjut kepada Polresta Cilacap.
Langkah ini menandai pentingnya tanggung jawab dan upaya mediasi dalam menyelesaikan konflik dalam dunia olahraga.
Kedewasaan dan kepemimpinan moral yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak ini menunjukkan komitmen mereka terhadap nilai-nilai sportivitas dan keadilan.
Baca Juga: Persibo Bojonegoro Melaju ke Semi Final Liga 3 Jatim sebagai Juara Grup MM
Sebelumnya, Tim Persekat Tegal mengalami momen menegangkan ketika rombongan suporter PSCS Cilacap mengejar bus tim mereka usai laga melawan tim Hiu Selatan di Stadion Wijaya Kusuma, Senin (23/1/2024).
Insiden ini terjadi setelah pertandingan di Stadion Wijaya Kusuma, dengan rombongan suporter yang terdiri dari 300 hingga 500 motor mengikuti bus tim hingga perbatasan Cilacap.
Keadaan menjadi kritis ketika bus dilempari batu, memaksa tim mencari perlindungan di Polres setempat.
Baca Juga: Persiku Jr Torehkan Sejarah, Kini Berada di Babak 16 Besar Piala Soeratin
Sekretaris Manajer Persekat, Irfan Fajar, meskipun terjadi ulur waktu dari ball boys di menit akhir, timnya tidak melakukan tindakan fisik sebagai respon.
Namun, situasi memanas ketika beberapa pemain Persekat diburu suporter lawan setelah pertandingan berakhir. Hal itu terjadi setelah laga berakhir beberapa pemain Persekat menuju ball boys yang mengulur waktu.
"Tapi belum ada sentuhan fisik kepada ball boys, para suporter kangsung lari menuju ke arah kami," ujarnya, Senin (23/1/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah








