Gelombang Sanksi PSSI untuk Pemain Muda: Kekerasan Berujung Denda di EPA Liga 1

AKURAT.CO, Dalam sidang terbaru yang diadakan oleh Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), beberapa pemain muda dari berbagai klub mendapatkan sanksi berat akibat tindakan kekerasan dalam pertandingan EPA Liga 1 musim 2023/2024.
Kasus Pelanggaran dan Sanksi Bil'asqan Hi Tenang (Persita Tangerang U20) menghadapi sanksi berat setelah terbukti menginjak kepala pemain lawan dari Dewa United FC U20 pada 20 Januari 2024.
Kejadian ini mengakibatkan dia mendapatkan kartu merah langsung dan kini dijatuhi larangan bermain sebanyak 4 pertandingan serta denda Rp.5.000.000.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan PSIS Semarang Februari 2024
Jonathan Arya Prawira (Arema FC U20) dikenakan sanksi serupa dengan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan dan denda Rp.5.000.000, setelah menggunakan tubuhnya secara berlebihan hingga melukai leher pemain Persis Solo U20 pada 21 Januari 2024.
Dzira Arfin Kusuma (PSS Sleman U20) menerima kartu merah langsung akibat memukul pemain Borneo FC Samarinda U20.
Komite Disiplin PSSI menjatuhkan larangan bermain selama 3 pertandingan dan denda Rp.5.000.000.
I Kadek Satria Putra Pratama (Bali United FC U16) dan Alfaleri Valentino (PSM Makassar U16) keduanya terlibat dalam insiden pemukulan dalam pertandingan antara tim mereka pada 21 Januari 2024.
Masing-masing dijatuhi sanksi larangan bermain selama 2 pertandingan dan denda Rp.5.000.000.
Keputusan ini diambil setelah peninjauan yang cermat atas bukti yang ada, menunjukkan keseriusan PSSI dalam menjaga integritas kompetisi sepak bola muda di Indonesia.
Sanksi ini diharapkan menjadi pelajaran tidak hanya bagi Valentino, tapi juga bagi pemain muda lainnya, untuk memahami pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan menghindari kekerasan di lapangan.
.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









