AKURAT.CO, PSIS Semarang siap memasuki bulan Februari dengan serangkaian pertandingan kunci di BRI Liga 1 2023/24, yang akan menentukan jalannya kompetisi bagi tim ini.
Setelah kepergian striker Carlos Fortes, semua mata tertuju pada strategi pelatih Gilbert Agius dalam menghadapi pertandingan mendatang.
PSIS akan menghadapi Dewa United pada 23 Februari di Stadion Jatidiri dengan kick-off pukul 15.00 WIB, dimana tim berusaha mempertahankan momentum kemenangan di kandang.
Penggemar Mahesa Jenar akan menantikan siapa yang akan dipasang oleh Agius sebagai striker untuk memastikan lini serang tetap tajam.
Kemudian, tim akan bertolak ke Stadion Kapten I Wayan Dipta untuk menghadapi Arema FC pada 5 Februari, sebuah pertandingan yang selalu dipenuhi dengan persaingan dan gairah tinggi.
Baca Juga: PSMS Medan Dihujani Sanksi PSSI Pasca Pertandingan Kontra Semen Padang
PSIS harus menunjukkan karakter kuat dan strategi yang solid untuk menghadapi salah satu tim terkuat di liga.
Puncak pertandingan Februari akan terjadi saat PSIS bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api untuk menghadapi Persib Bandung pada 27 Februari.
Dengan kick-off pada pukul 19.00 WIB, pertandingan ini diharapkan menjadi pertunjukan sepak bola yang menghibur dan kompetitif.
Dengan bursa transfer yang telah ditutup, Agius mungkin akan menempatkan Septian David Maulana atau mempertimbangkan alternatif lain dalam skuad untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Fortes.
Keputusan ini akan sangat penting, karena PSIS harus menemukan solusi untuk menjaga harapan mereka dalam mengejar gelar juara.
Penggemar PSIS dan pengamat sepak bola akan mengikuti perkembangan tim ini dengan seksama, menunggu untuk melihat bagaimana Agius akan menyesuaikan formasi dan strategi tim demi mencapai hasil terbaik di BRI Liga 1 2023/24.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








