Jateng

PSIS Semarang Ajukan Banding ke PSSI: Yoyok Sukawi Minta Doa Kepada Suporter dan Penonton

Afri Rismoko | 12 Desember 2023, 09:24 WIB
PSIS Semarang Ajukan Banding ke PSSI: Yoyok Sukawi Minta Doa Kepada Suporter dan Penonton

AKURAT.CO, PSIS Semarang resmi mengirimkan surat banding ke Komite Banding PSSI pada Selasa (12/12).

Menurut Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS, pihaknya telah mengurus banding setelah Komite Disiplin PSSI menjatuhi hukuman larangan menggelar pertandingan dengan penonton hingga akhir musim pada Rabu (6/12) malam.

"Semua prosedur telah kami lakukan setelah kami menerima hukuman dari Komdis PSSI terkait larangan menggelar pertandingan dengan penonton hingga akhir musim. Setelah kami mengirim surat banding pekan lalu, akhirnya berkas untuk memohon banding lengkap beserta memori banding PSIS," katanya.

"Selasa pagi ini secara resmi kami kirim ke komite banding, banding ini memohon keringanan hukuman untuk PSIS," ujar Yoyok Sukawi pada Selasa (12/12) pagi di Jakarta.

Baca Juga: Laskar Harimau Merapi Melaju ke Delapan Besar: PSIK Klaten Puncaki Grup I Liga 3, Torehkan Tinta Emas dengan 3 Kemenangan Beruntun

Tak lupa, Yoyok Sukawi juga memohon doa kepada segenap suporter dan penonton PSIS untuk turut mendoakan supaya banding terkait hukuman larangan menggelar pertandingan dengan penonton dapat dikabulkan oleh Komite Banding PSSI.

"Saya beserta tim legal PSIS terus kawal dari awal di Jakarta, mohon doanya teman-teman semoga perjuangan kita diberi kemudahan dan keberhasilan," lanjut Yoyok Sukawi.

Sebelumya, Panser Biru, kelompok pendukung setia PSIS Semarang, menyatakan kekecewaan dan penolakan atas keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait insiden yang terjadi pada pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Semarang lewat akun instagram resminya.

Baca Juga: Revolusi Digital PSIS Semarang: Yoyok Sukawi Pimpin Inovasi Aplikasi Pemesanan Tiket Baru

Panser Biru telah meluncurkan petisi di change.org, menuntut peninjauan ulang atas sanksi yang diberikan.

Petisi yang bertajuk "Menolak Keputusan Komdis PSSI kepada Klub PSIS Semarang Perihal Laga Tanpa Penonton" ini merupakan wujud keberatan Panser Biru terhadap dampak negatif dari keputusan tersebut, baik bagi tim maupun ekonomi lokal.

Menurut Panser Biru, keputusan Komdis sangat memberatkan dan tidak sepenuhnya mencerminkan situasi yang sebenarnya, dimana hanya segelintir oknum yang bertindak tidak terpuji.

Baca Juga: Drama Kejiwaan Kasus Perusakan Mobil KPU Semarang: Fakta atau Pura-Pura Gila?

Mereka menekankan bahwa fanatisme suporter seharusnya tidak mengarah pada kekerasan yang bisa menimbulkan korban jiwa.

Petisi online tersebut mendapat respons positif dengan lebih dari 7.000 tanda tangan dalam kurun waktu kurang dari dua hari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A