3 Pemain dan 2 Pelatih Dapat Panggilan Timnas, Bos PSIS Minta Syarat

AKURAT.CO,SEMARANG,Tiga pemain dan dua pelatih PSIS Semarang mendapat pemanggilan untuk melakoni Training Center (TC) sebagai persiapan menghadapi Asian Games ke-19 di Hangzhou, China.
Ketiga pemain tersebut yakni Luthfi Kamal, Adi Satryo, dan Haykal Alhafiz.
Berdasarkan surat resmi dari PSSI dengan nomor 3507/AGB/530/IX-2023, ketiga pemain tersebut akan melakoni TC di Jakarta sampai 15 September sebelum berangkat ke China.
Sementara pelatih yang mendapat pemanggilan Timnas kali ini yakni asisten pelatih, Eko Purdjianto dan pelatih fisik, Alex Aldha Yudi.
Asian Games sendiri bagi Timnas Indonesia akan dimulai pada tanggal Selasa (19/9) menghadapi Timnas Kyrgyzstan dan akan berakhir pada 8 Oktober jika Timnas hingga babak final.
Sementara pertandingan fase grup lainnya akan dilakoni Timnas Indonesia dengan menghadapi Timnas China Taipei pada Kamis (21/9) dan Timnas Korea Utara pada Minggu (24/9).
Baca Juga: Ketua Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso Bantah Pukul Relawan PDIP
Menanggapi hal tersebut, CEO PSIS Yoyok Sukawi mengatakan bahwa pihaknya mendukung pemanggilan tersebut, namun manajemen PSIS meminta supaya pemain yang dipanggil untuk Asian Games dapat memperkuat PSIS menghadapi Persis Solo pada Sabtu (16/9) di Stadion Manahan, Surakarta.
Sementara untuk pelatih, posisi Eko Purdjianto untuk sementara akan digantikan Muhammad Ridwan, sedangkan tugas pelatih akan diisi oleh asisten pelatih fisik, Rifqi Hadiyanto.
“Kami mendukung pemanggilan tersebut, gak ada masalah, namun kami minta beberapa hari sebelum lawan Persis Solo kembali dulu ke tim untuk persiapan menghadapi Persis dan setelah itu kembali berangkat ke Timnas. Goodluck ya Adi, Haykal, Luthfi,” ujar Yoyok Sukawi.
“Untuk pelatih, posisi coach Eko sementara akan digantikan coach Ridwan, sedangkan posisi coach Alex akan dicover asistennya yakni coach Rifqi,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









