Jateng

Semarang Hujan Ringan, Solo Hujan Lebat? Ramalan Cuaca 27 Oktober 2026 Bikin Warga Harus Siap-siap

Theo Adi Pratama | 27 Oktober 2026, 09:03 WIB
Semarang Hujan Ringan, Solo Hujan Lebat? Ramalan Cuaca 27 Oktober 2026 Bikin Warga Harus Siap-siap
Ilustrasi cuaca hari ini. - Pixabay

JATENG.AKURAT.CO, BMKG memprediksi Semarang bakal diguyur hujan ringan, sementara Solo dan sekitarnya berpotensi hujan sedang hingga lebat pada Selasa, 27 Oktober 2026, di tengah transisi musim yang bikin cuaca terasa “galau”.

Warga Semarang dan Solo pasti sudah paham betul kalau cuaca di Oktober ini nggak bisa ditebak. Pagi terik menyengat, siang gerah bikin keringat mengucur, sore tiba-tiba langit gelap dan hujan turun.

BMKG pun sudah merilis ramalan cuaca untuk Selasa, 27 Oktober 2026, dan hasilnya cukup variatif.

Untuk Kota Semarang, BMKG memperkirakan cuaca akan dominan berawan dengan potensi hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 55 hingga 94 persen.

Angin bertiup dari barat laut menuju barat daya dengan kecepatan 3 hingga 11 km/jam. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang menyebut hujan ringan ini bakal turun di beberapa kecamatan, seperti Semarang Tengah, Semarang Utara, Semarang Timur, Gayamsari, dan Genuk.

“Potensi hujan ringan terdapat di Semarang dan sejumlah kota besar lainnya,” kata Prakirawan Cuaca BMKG, Bintari, dalam keterangan resminya, Selasa (27/10/2026).

Sementara itu, Solo punya cerita yang sedikit lebih “dramatis”. Wilayah Solo Raya, yang mencakup Surakarta, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen, diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Bahkan, beberapa daerah seperti Boyolali, Klaten, Wonogiri, dan Karanganyar berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.

Suhu di Solo sendiri berkisar antara 27 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan 45 hingga 85 persen. Angin bertiup dari arah barat laut menuju timur dengan kecepatan 10 hingga 35 km/jam.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah pegunungan, dataran tinggi, serta Jawa Tengah bagian selatan. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor diminta tetap waspada.

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Tengah sebelumnya sudah mengingatkan bahwa awal musim hujan di sebagian besar wilayah Jateng diprediksi mundur ke November 2026.

“Untuk prakiraan awal musim hujan di wilayah Jawa Tengah itu diprediksi pada umumnya terjadi pada bulan November,” ujar Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Winda Ratri, seperti dikutip Kompas.com.

Artinya, cuaca panas dan hujan yang datang silih berganti seperti sekarang ini masih akan jadi langganan sampai beberapa pekan ke depan.

Buat warga Semarang dan Solo, siap-siap saja membawa payung sekaligus kipas portabel. Karena cuaca hari ini benar-benar bikin bingung: mau hujan atau mau terik?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.