Tiga Remaja di Grobogan Luka-luka Akibat Ledakan Mercon yang Dirakit Sendiri, Bahan Dibeli dari TikTok

JATENG.AKURAT.CO, Warga Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan dikejutkan dengan suara ledakan di salah satu rumah, pada Minggu (15/2) sekitar pukul 12.30 WIB.
Tiga remaja yang tengah meracik bahan untuk membuat petasan mengalami luka-luka akibat ledakan dari bahan racikan tersebut.
Selain menimbulkan korban, ledakan juga merusak rumah tempat ketiga remaja tersebut sedang meracik bahan petasan.
Tiga korban dalam kejadian ini adalah ASR (15 tahun), FS (13 tahun), dan ANA (15 tahun).
Ketiga remaja tersebut langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut Kapolsek Toroh, AKP Joko Ismanto, penyelidikan awal menunjukkan bahwa insiden dimulai ketika ketiga remaja tersebut mencampur bahan kimia yang akan digunakan menjadi obat petasan.
Bahan-bahan yang digunakan diperoleh salah satu korban melalui aplikasi media sosial TikTok.
Proses pencampuran dilakukan secara manual menggunakan wadah plastik, dengan alat pengaduk dan pengayak hanya berupa gagang kayu.
Saat kegiatan berlangsung, campuran kimia tersebut tiba-tiba meledak dengan kekuatan yang cukup besar, hingga menyebabkan kerusakan pada dinding kayu, atap, dan lantai rumah milik salah satu warga.
Kondisi korban bervariasi:
- FS (13 tahun) mengalami luka bakar ringan di kaki, tangan, dan wajah, serta luka robek di dada kiri yang membutuhkan 8 jahitan. Saat ini ia sedang dirawat di klinik di Purwodadi.
- ANA (15 tahun) menderita luka bakar sedang di tangan kiri, kedua paha belakang, dan kedua kaki, sehingga dirujuk ke RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.
- ASR (15 tahun) tidak mengalami luka fisik, namun mengalami syok berat dan masih dalam perawatan di klinik di Purwodadi.
Selain menimbulkan korban, ledakan juga menyebabkan kerusakan material bangunan dengan perkiraan kerugian mencapai sekitar Rp 2 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







