Tragis, Pasangan Suami Istri di Bantul Tewas Tersetrum Saat Jemur Pakaian

JATENG.AKURAT.CO, Sepasang suami istri di kawasan Banyakan, Kelurahan Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ditemukan tewas mengenaskan di dalam halaman rumah mereka pada Senin (2/2) pagi.
Korban yang berinisial AR (56) dan SW (44) ditemukan masih menggenggam kawat jemuran yang teraliri arus listrik saat ditemukan oleh warga sekitar.
Peristiwa memilukan ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB, ketika sang istri SW sedang melakukan aktivitas menjemur pakaian. Tiba-tiba, korban berteriak yang mengagetkan sang suami AR.
Saat mencoba memberikan pertolongan pertama dan meminta bantuan dari warga sekitar, sang suami juga terkena arus listrik yang sama.
"Saksi yang mendatangi ke lokasi menemukan AR dan SW tergeletak di tanah dengan posisi memegang kawat jemuran," ujar Kasubbag Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, dalam keterangannya.
Setelah warga berhasil memutus aliran listrik di lokasi kejadian, pasangan suami istri asal Ketandan, Kecamatan Banguntapan tersebut segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Rajawali Citra, Potorono.
Namun, sayangnya tim medis menyatakan kedua korban telah meninggal dunia sebelum sampai atau saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Pihak kepolisian menduga kelalaian dalam instalasi dan penataan jaringan listrik menjadi penyebab utama insiden tragis ini.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), posisi jemuran dinilai berada pada area berisiko tinggi karena terlalu berdekatan dengan jaringan listrik yang tidak tertata dengan baik.
"Kondisi kabel listrik di lokasi kejadian memang semrawut. Jadi saat menjemur, kemungkinan besar ada kontak atau penghantaran arus dari kabel listrik tersebut ke kawat jemuran yang digenggam korban," pungkas Iptu Rita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









