Hindari Motor Rem Mendadak, Pelajar di Pekalongan Alami Laka Tunggal di Jalan Raya Wuled

JATENG.AKURAT.CO, Seorang pelajar SMK Bligo Buaran mengalami kecelakan di Jalan Raya Wuled, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (8/11) sore.
Kecelakaan tersebut terjadi di ruas jalan barat Balai Desa Wuled yang dikenal ramai lalu lintas, pada jam 15.00 WIB.
Melansir dari akun @pekalonganinfo, kecelakaan berawal saat korban menghindari motor yang ada di depannya mengerem mendadak, karena ada pejalan kaki yang menyeberang.
Diduga, upaya menghindar tersebut membuat korban kehilangan kendali sepeda motornya hingga terjatuh ke sisi jalan.
Motor korban mengalami kerusakan di bagian depan, sementara pengendara motor yang di depannya tidak mengalami luka.
Warga yang berada di lokasi segera memberikan bantuan kepada korban. Seorang mantri yang kebetulan lewat juga langsung memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa menggunakan ambulans gratis milik Pemerintah Desa Wuled ke Rumah Sakit Islam (RSI) Pekalongan, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Warga menghimbau kepada pengendara sepeda motor ataupun mobil untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.
Hal itu dikarenakan lalu lintas di jalur tersebut cukup padat, terutama saat pagi dan sore hari seringkali dilalui warga yang menyeberang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







