Lansia di Purbalingga Tercebur Sumur saat Wudhu, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

JATENG.AKURAT.CO, Warga Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga dibuat geger dengan adanya teriakan minta tolong dari dalam sumur.
Dilansir dari akun @infopurbalingga.id, seorang lansia bernama Rodiyah (67) tercebur ke dalam sumur sedalam 12 meter saat berniat wudhu, pada Senin (13/10) dini hari.
Salah seorang saksi yang mendengar teriakan tersebut langsung berlari menghampiri arah suara, dan segera melapor ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Prayitno mengatakan, menurut keterangan saksi yang bernama Riska, korban hendak mengambil air wudu. Kemudian saksi mendengar suara teriakan korban meminta tolong.
“Setelah dicek Bu Rodiyah terjebur sumur sekitar kedalaman 12 meter. Kemudian saksi menghubungi petugas Damkar Dan BPBD Purbalingga untuk melakukan evakuasi,” katanya.
Selanjutnya TIM Pusdalops BPBD Kabupaten Purbalingga langsung menuju ke lokasi guna melakukan evakuasi.
Tim BPBD dibantu relawan, TNI, POLRI, DAMKAR, serta, masyarakat melakukan evakuasi pengangkatan korban dari dalam sumur.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati, karena lokasi sumur yang dalam.
Pukul 04.00 WIB TIM SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dengan kondisi selamat.
Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum dr R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk menjalani perawatan intensif.
Dari Hasil pemeriksaan Korban mengalami luka lecet di bagian dada sebelah kiri, tingkat kesadaran menurun korban mengalami hypotermia karena air di dalam sumur.
“Setelah berhasil diselamatkan korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan sejumlah tindakan medis lainnya,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








