Lansia di Rembang Purbalingga Ditemukan Meninggal di Kebun

JATENG.AKURAT.CO, Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tergeletak di kebun wilayah Desa Wlahar, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jumat (17/1/2025).
Saat dilakukan pengecekan lansia tersebut ternyata sudah meninggal dunia.
Kapolsek Rembang Iptu Warsono mengatakan lansia meninggal dunia di kebun bernama Jaswari Jasmun (77) warga Desa Wlahar RT 9 RW 2, Kecamatan Rembang.
"Lansia tersebut ditemukan meninggal di kebun singkong wilayah desa setempat sekira jam 08.00 WIB," jelas Kapolsek.
Disampaikan bahwa korban ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Tarsini (68) warga desa setempat yang saat itu melintas di kebun.
Saksi melihat korban sudah dalam keadaan tertelungkup di tanah.
"Saksi kemudian memberitahu warga lain untuk melakukan pengecekan. Diketahui korban sudah meninggal dunia," kata Kapolsek.
Polisi dari Polsek Rembang dan Inafis Polres Purbalingga yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan TKP.
Selain itu, bersama dokter Puskesmas Rembang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.
"Tidak ditemukan tanda meninggal dunia akibat kekerasan atau tindak pidana. Diduga korban meninggal akibat sakit," jelas Kapolsek.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban memiliki riwayat penyakit paru-paru.
Sebelum kejadian korban berpamitan akan pergi mancari rumput pada pukul 07.00 WIB, hingga kemudian ditemukan sudah meninggal dunia.
Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah lansia tersebut kemudian dievakuasi dari kebun dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Penyerahan jenazah didampingi pihak pemerintahan desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








