Tekan Angka Obesitas: Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Semarang Edukasi Remaja Pedurungan

AKURAT.CO, Obesitas merupakan salah satu gangguan kesehatan yang seringkali diakibatkan oleh pola hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya konsumsi sayur dan buah serta minimnya aktivitas fisik. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya Penyakit Tidak Menular (PTM).
Berdasarkan riset, sebanyak 95,5% penduduk Indonesia kurang mengonsumsi buah dan sayur, yang menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka PTM di masyarakat.
Menanggapi permasalahan tersebut, tim pengabdi dari Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Semarang mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada remaja di Kelurahan Pedurungan Tengah, Kota Semarang.
Kegiatan ini dipimpin oleh Mohammad Jaelani, DCN, M.Kes, dengan dukungan dari dosen Meirina Dwi Larasati, SST, M.Gizi, Dian Luthfita Prasetya Muninggar, S.Gz, M.Sc, serta mahasiswa Jurusan Gizi.
Baca Juga: Warga Desa Tulakan Jepara Selamat Setelah Berusaha Bunuh Diri di Dalam Sumur
Pengabdian yang dilaksanakan pada 27 Juli 2024 di Balai Kelurahan Pedurungan Tengah ini mencakup edukasi mengenai gizi dan kesehatan, dengan fokus pada pencegahan obesitas. Acara ini turut menghadirkan Kepala UPTD Puskesmas Tlogosari Wetan, dr. Veronika Melita Kurniawati, yang menyampaikan Program Kerja dalam Penanggulangan Obesitas.
Edukasi yang diberikan oleh Tim Pengabdi meliputi Gerakan Nusantara Tekan Angka Obesitas (GENTAS), konsep Isi Piringku, dan Pengukuran Antropometri.
Salah satu aktivitas menarik dalam kegiatan ini adalah platting Isi Piringku, di mana peserta diajak untuk menyusun porsi makanan pokok, lauk, sayur, dan buah sebagai visualisasi porsi makanan sehat.
Baca Juga: Insiden Kebakaran di Kawasan Hutan KM 410 Tol Batang-Semarang Berhasil Dipadamkan
Kampanye pencegahan obesitas ini juga disertai dengan kegiatan pembuatan video Isi Piringku yang kaya sayur dan buah oleh masing-masing peserta. Video tersebut akan diunggah pada laman media sosial Jurusan Gizi Polkesmar sebagai bagian dari upaya menyebarluaskan pesan pentingnya pola makan sehat.
dr. Veronika Melita Kurniawati menyambut baik inisiatif ini, yang sejalan dengan upaya puskesmas dalam mencegah obesitas di kalangan masyarakat.
Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan dan gizi, khususnya dalam upaya pencegahan obesitas melalui pola makan sehat dengan konsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





