Resmi, PKB Beri Rekomendasi Yoyok Jadi Calon Walikota Semarang

Akurat.co - DPW PKB Jateng resmi memberikan rekomendasi Calon Walikota Semarang kepada AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi.
Rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Abdul Hamid selaku Bendahara Umum pada Jum'at malam (26/7/2024).
"Alhamdulillah, saya menerima surat rekomendasi dari PKB sebagai calon Wali Kota Semarang. Dengan dukungan dari Partai Demokrat, PKB, dan PAN, kami memiliki 12 kursi yang cukup untuk mengusung saya sebagai calon," kata Yoyok saat dihubungi pada Sabtu (27/7/2024).
Yoyok sendiri audah sejak lama menyatakan siap bertarung untuk memperebutkan kursi Walikota Semarang pada Pilkada Serentak yang digelae pada November mendatang.
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Resmikan Kawasan Industri Terpadu Batang untuk Penguatan Ekonomi Nasional
Selain itu, Yoyok didudkung oleh koalisi dari PKB (5 kursi), Demokrat (6 kursi), dan PAN (1 kursi). Jumlab itu menjadikan total dukungan kepada Yoyok mencapai 12 kursi di DPRD Kota Semarang.
Meski demikian, Yoyok mengaku masih terbuka untuk berkoalisi dengan partai lain. Ia juga menyatakan bahwa deklarasi koalisi akan dilakukan pada hari berikutnya.
"Koalisi kami terbuka untuk semua partai, baik yang belum bergabung maupun yang sudah. Besok kami akan melakukan deklarasi," tambahnya.
Sementara itu, Bendahara Umum DPW PKB Jateng, Abdul Hamid saat dihubungi terpisah menjelaskan rekomendasi itu diturunkan tidak dengan tiba-tiba. Namun berdasarkan komunikasi intens sejak lama.
Baca Juga: Indra Sjafri Soroti Gengsi dalam Semifinal Piala AFF U-19 Kontra Malaysia
"Pilihan kami jatuh pada Mas Yoyok karena komunikasi yang intens dan kesamaan visi. Meskipun ada komunikasi dengan calon lain, kesamaan visi dan intensitas komunikasi dengan Mas Yoyok membuat kami yakin menitipkan pembangunan Kota Semarang ke depan kepada beliau," jelas Abdul Hamid.
Mengenai pemilihan Wakil Wali Kota, Abdul Hamid menyatakan bahwa hal tersebut akan diputuskan oleh koalisi pendukung Yoyok Sukawi. Ia juga menekankan bahwa medan politik di Kota Semarang tidak mudah dan membutuhkan kesiapan serta pertimbangan matang.
Pemilihan Wakil Wali Kota harus berdasarkan kesepakatan koalisi. Medan politik Kota Semarang tidak mudah, butuh kesiapan lahir dan batin serta pertimbangan yang matang," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



