Jateng

Presiden Joko Widodo Resmikan Kawasan Industri Terpadu Batang untuk Penguatan Ekonomi Nasional

Afri Rismoko | 27 Juli 2024, 09:42 WIB
Presiden Joko Widodo Resmikan Kawasan Industri Terpadu Batang untuk Penguatan Ekonomi Nasional

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan operasional Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Jumat, 26 Juli 2024.

Upaya ini menandai langkah signifikan dalam upaya Indonesia menguatkan infrastruktur industri untuk bersaing di kancah global.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menggambarkan KIT Batang sebagai respons strategis terhadap tantangan global, termasuk perang dagang dan pandemi.

"Kesulitan yang kita hadapi sebenarnya adalah kesempatan besar untuk maju, asalkan kita bekerja keras," ujar Jokowi.

Baca Juga: Movie Vibes! Bersiap-siaplah, 3 Film Keluarga yang Seru dan Wajib Ditonton! Siap Tayang di Bioskop Indonesia di Bulan Agustus 2024

Presiden menyoroti pentingnya kecepatan dan efisiensi dalam memanfaatkan peluang investasi yang dibawa oleh stabilitas ekonomi dan politik Indonesia, yang tercermin dalam posisi Indonesia di peringkat 27 dalam Indeks Daya Saing Global.

"Kita harus cepat mengambil keputusan untuk tidak kehilangan momentum," tambahnya.

KIT Batang dirancang untuk menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, dengan potensi menciptakan lebih dari 250 ribu lapangan kerja dan menarik investasi sebesar Rp14 triliun.

Presiden menekankan peran penting infrastruktur modern dan efisien dalam menarik investasi asing, dengan perusahaan-perusahaan besar seperti KCC Glass dan Wavin sudah bersiap untuk memulai operasional mereka.

Baca Juga: Musik Indonesia Vibes! Idenya Terlalu Kreatif atau Musisinya yang Bingung ya? 4 Judul Lagu ini Terkesan Aneh tapi Unik Sekali

Dalam upaya memperluas jangkauan dan efektivitas kawasan ini, Presiden meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Perindustrian, serta Menteri Investasi untuk terus mempromosikan KIT Batang sebagai destinasi investasi utama.

"Kita harapkan kawasan ini menjadi magnet bagi investor, dengan infrastruktur yang efisien dan lapangan kerja yang melimpah untuk rakyat kita," tegas Presiden.

Peresmian ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Agus Gumiwang Kartasasmita, Bahlil Lahadalia, serta pejabat lokal, menandai komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan potensi industri untuk kesejahteraan ekonomi nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A