AKURAT.CO, Malut United FC dengan bangga mengumumkan kedatangan Wahyu Prasetyo ke dalam skuad Laskar Kie Raha.
Melalui penandatanganan kontrak yang telah dilakukan, Wahyu Prasetyo resmi menjadi bagian keluarga besar Malut United. Selamat datang @prast_wahyu!
Wahyu Prasetyo, yang juga dikenal dengan julukan "Hulk," adalah pemain sepak bola profesional Indonesia yang bermain sebagai bek tengah.
Sebelum bergabung dengan Malut United FC, Wahyu merupakan Andalan di lini belakang PSIS Semarang, klub Liga 1 Indonesia.
Dia juga mendapatkan panggilan untuk memperkuat tim nasional Indonesia.
Wahyu Prasetyo mulai bergabung dengan PSIS Semarang pada tahun 2020 dan tampil konsisten di berbagai kompetisi.
Selama bermain di PSIS, dia dikenal sebagai bek tengah yang tangguh dan menjadi pilihan pelatih utama untuk memperkuat lini pertahanan klub.
Pada tahun 2023, Wahyu Prasetyo mendapatkan panggilan pertama untuk memperkuat tim nasional Indonesia di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Dia melakukan debut internasionalnya pada 8 September 2023 dalam pertandingan melawan Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Sejak itu, dia telah bermain dalam beberapa pertandingan internasional dan terus menunjukkan performa yang solid.
Sebelumnya, Pengalaman Manahati Lestusen di sepanjang kompetisi BRI Liga 1 2023/24 membuat klub promosi Malut United FC untuk melakukan kerja sama.
Dia masuk dalam daftar resmi rekrutan baru tim dengan durasi kontrak dua tahun sesuai dengan kebutuhan tim.
Dimana saat ini manajemen terus berupaya membangun kekuatan agar klub kebanggaan masyarakat Maluku Utara dan Maluku ini bisa berbicara banyak di pentas BRI Liga 1.
“Semua pemain yang direkrut adalah pilihan pelatih sesuai strategi yang dipersiapkan. Kami percaya mereka yang baru datang akan membantu membangun kerja sama untuk kebaikan tim,” ujar Willem D. Nanlohy, COO Malut United.
Manahati Lestusen merupakan salah satu jebolan program Sociedad Anonima Deportiva (SAD) yang berkesempatan menimba ilmu sepak bola di Uruguay bersama sejumlah talenta muda asal Indonesia lainnya.
Selama 2010-2012 yang menjadi awal musim membangun kariernya sebagai pemain sepak bola, ia sempat dipinjamkan oleh klub Penarol B (Uruguay) sebelum kemudian pindah ke Belgia membela CS Vise (2012-2013) dan kemudian kembali ke Tanah Air (2014).
Saat bergabung dengan klub Indonesia, dia tercatat pernah membela Bhayangkara FC dan PS Barito Putera ketika berkarier di Indonesia. Lalu, bersama PS TNI yang kemudian berganti nama menjadi PS TIRA, Tira Persikabo dan Persikabo 1973.
Selain itu dia beberapa kali dipanggil untuk membela tim nasional dan menjadi salah satu aktor penting yang membawa skuat Garuda menembus final Piala AFF 2016.
Kini Manahati Lestusen, pemain yang berposisi gelandang tersebut merasa bangga dengan bergabung ke klub asal daerahnya, Maluku dan bertekad membawa semangat luar biasa ke dalam tim berjuluk Laskar Kie Raha.
“Saya bangga bisa bergabung dengan Malut United,” kata Manahati Lestusen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








