Ini Komentar Pelatih Uzbekistan usai Tundukan Indonesia

AKURAT.CO, Timur Kapadze, pelatih kepala tim nasional U-23 Uzbekistan, mengungkapkan kepuasan atas keberhasilan timnya lolos ke Olimpiade untuk pertama kalinya.
Namun, ia menegaskan bahwa kepuasan sejati hanya akan tercapai jika Uzbekistan berhasil meraih trofi Piala AFC U23 untuk kedua kalinya.
Dalam pertandingan semifinal Qatar 2024 yang berlangsung Senin lalu, Uzbekistan terlalu kuat untuk Indonesia.
Khusain Norchaev membuka keunggulan sebelum Pratama Arhan secara tidak sengaja memasukkan bola ke gawang sendiri, mengirim Uzbekistan ke final ketiga dalam empat edisi terakhir.
Selanjutnya, mereka akan berhadapan dengan Jepang, di mana kedua tim berambisi menjadi tim pertama yang memenangkan trofi bergengsi ini untuk kedua kalinya.
"Saya dedikasikan kemenangan ini untuk Presiden kami, rakyat kami, dan para pendukung," kata Kapadze.
"Pertandingan ini sangat berat tetapi kami harus segera mempersiapkan diri karena masih ada satu pertandingan lagi."
"Kami telah mencapai target pertama kami tetapi sekarang, kami harus mengarahkan target untuk membawa pulang piala."
Uzbekistan mendominasi pertandingan di Stadion Abdullah Bin Khalifa dengan mencatatkan 28 tembakan, sementara Indonesia tidak berhasil mengelola satu pun.
Norchaev mencetak gol pembuka pada menit ke-68 sebelum gol bunuh diri Pratama pada menit ke-86 menentukan hasil akhir pertandingan, dengan Uzbekistan juga beberapa kali mengenai tiang gawang.
Meskipun demikian, Kapadze tidak sepenuhnya puas karena ia merasa tekanan untuk mencapai final telah mempengaruhi penyelesaian akhir timnya.
"Memang benar kami mendominasi pertandingan ini, pemain saya lebih baik secara fisik dan taktik. Ini adalah pertandingan di mana kami merasakan tekanan karena kami ingin pergi ke Olimpiade."
"Kami bisa melakukan lebih banyak tetapi seperti yang saya katakan, ini adalah pertandingan yang penuh tekanan bagi kami. Kami memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol tetapi tidak mengkonversi sebagian besar dari mereka sehingga kami membuat beberapa kesalahan juga, yang harus kami analisis dan kerjakan," tutup Kapadze.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









