Indonesia Bisa Mengejutkan?
Indonesia adalah satu-satunya tim di semifinal yang belum pernah memenangkan gelar sebelumnya dan kali ini, sebagai debutan dari Asia Tenggara, mereka berpeluang untuk terus maju agar Piala Asia U23 AFC tetap menanti juara dua kali pertamanya.
Baca Juga: ‘Hari yang Buruk’: Asisten Pelatih Korsel Buka-bukaan Setelah Kekalahan dari Indonesia
Dengan semangat baja, skuad Garuda muda tentu percaya mereka bisa melakukannya setelah kemenangan mengejutkan mereka di perempat final melawan Korea Selatan, dimana tim asuhan Shin Tae-yong menang 11-10 melalui adu penalti dalam salah satu pertarungan paling dramatis yang pernah ada di AFC U23 Asian Cup.
Kemenangan mereka juga berarti Korea Selatan akan absen dari Olimpiade untuk pertama kalinya sejak tahun 1984.
Uzbekistan dalam Elemen Mereka
Timur Kapadze dan tim Uzbekistan berusaha untuk lolos ke final ketiga dalam empat edisi setelah kemenangan impresif 2-0 atas juara bertahan Arab Saudi di perempat final.
Baca Juga: Tantangan PSIS! Hadapi Persija, Yoyok Sukawi: 'Kita Bisa Membuat Sejarah!
Setelah tidak lolos ke empat besar di dua edisi pertama, Uzbekistan kini telah mencapai semifinal untuk empat turnamen berturut-turut.
Gol yang dicetak oleh Husain Norchaev dan Umarali Rahmonaliyev melawan Arab Saudi membawa total gol Uzbekistan menjadi yang tertinggi di turnamen ini, dengan 12 gol, dan tim Asia Tengah ini belum kebobolan setelah empat pertandingan.
Keunggulan Ali Jasim
Ali Jasim dari Irak menjadi unggulan utama untuk penghargaan Top Skor Yili setelah mencetak gol ketiganya dalam kampanye ini dalam kemenangan 1-0 atas Vietnam di perempat final Jumat.
Striker Irak, yang mencetak ketiga golnya dari titik penalti, memiliki pesaing seperti duo Arab Saudi Aiman Yahya dan Abdullah Radif, serta Lee Young-jun dari Korea Selatan, yang sudah tersingkir dari kompetisi.
Namun, Khusain Norchaev dari Uzbekistan masih dalam perlombaan dengan dua golnya.
Kembali Beruntung untuk Jepang di Doha?
Jepang berhasil maju ke semifinal setelah mengalahkan Qatar dan tim Asia Timur ini berharap mereka bisa berhasil total setelah memenangkan gelar 2016 di Doha dengan mengalahkan Korea Selatan 3-2 di final yang diadakan di Stadion Abdullah Bin Khalifa.
Dalam upaya mereka menghindari nasib Korea Selatan, Jepang bertekad untuk lolos ke Olimpiade untuk kali kedelapan berturut-turut.
Kemenangan atas Irak akan mengonfirmasi tempat mereka di Paris 2024, sementara kekalahan berarti mereka harus berjuang di playoff tempat ketiga.
Jika kedua hasil tersebut tidak menguntungkan, harapan Jepang kemudian akan bergantung pada mengalahkan Guinea dalam playoff di Paris pada 9 Mei.