Rekatkan Kerukunan Lintas Agama, Hotel Ciputra Semarang Rayakan Paskah

Akurat.co - Hotel Ciputra Semarang telah menggelar perayaan Hari Paskah yang meriah dan penuh makna bagi para karyawan dan karyawati beragama Nasrani. Acara yang diselenggarakan dengan tema "Dia Bangkit & Hidup" ini merupakan bagian dari upaya hotel untuk memberikan ruang dan penghargaan terhadap keberagaman agama di kalangan stafnya.
Pada selasa, 16 April 2024, Hotel Ciputra Semarang merayakan Hari Paskah dengan sukacita yang luar biasa. Acara dimulai dengan nyanyian lagu-lagu rohani yang diiringi oleh Paduan Suara Hotel Ciputra Semarang, yang dilantunkan dengan penuh semangat dan kekhusyukan oleh seluruh peserta.
Perayaan Paskah bersama Hotel Ciputra Semarang mengundang seorang Pendeta yang terkenal di Semarang bernama PDT. Em. Andreas Gunawan Pr.,yang memberikan kotbahnya, menyampaikan pesan dengan mengangkat tema "Dia Bangkit & Hidup".
Baca Juga: VIRAL !!!, Tragedi Dua Helikopter Bertabrakan di Udara Gegerkan Malaysia
Khotbah ini memberikan inspirasi dan pemahaman mendalam tentang makna harapan akan kebangkitan kehidupan baru yang dianugerahkan oleh Kristus kepada umat-Nya.
Setelah ibadah, acara dilanjutkan dengan pembagian telur Paskah yang spesial, di mana setiap telur diberikan bersama dengan ayat Alkitab yang mengandung pesan kehidupan. Hal ini memberikan nuansa spiritual yang mendalam dalam perayaan tersebut.
Erny Kusmastuti, selaku General Manager Hotel Ciputra Semarang, menyatakan bahwa perayaan ini adalah acara tahunan yang dinantikan oleh seluruh karyawan dan karyawati beragama Nasrani di Hotel Ciputra Semarang.
Baca Juga: Universitas Semarang Lakukan Survei untuk Cegah Kekerasan Seksual di Kampus
"Perayaan Hari Paskah bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi yang tinggi di antara seluruh anggota tim hotel." ujar Erny.
Perayaan Hari Paskah di Hotel Ciputra Semarang tidak hanya menjadi momen berbagi kegembiraan dan makna agung, tetapi acara ini menjadi contoh nyata dari bagaimana keberagaman agama dapat disikapi dengan penuh penghargaan dan kedamaian dalam sebuah lingkungan kerja yang inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





