Universitas Semarang Lakukan Survei untuk Cegah Kekerasan Seksual di Kampus

AKURAT.CO, Universitas Semarang (USM) melalui Unit Penunjang Non Struktural Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (UPNS PPKS) baru-baru ini mengadakan survei tentang kekerasan seksual.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program kerja UPNS PPKS yang dijalankan setiap semester selama satu tahun, bertujuan untuk mengidentifikasi dan mencegah insiden kekerasan seksual di lingkungan universitas.
Ketua UPNS PPKS USM, Helen Intania, S.SH., M.H., menjelaskan bahwa survei ini menargetkan seluruh civitas akademika USM, termasuk mahasiswa, tenaga kependidikan, dan dosen.
"Tujuan utama kami adalah memperkenalkan UPNS PPKS kepada komunitas USM dan memastikan kampus kami aman dari kekerasan seksual," kata Helen.
Survei ini mendapat dukungan penuh dari pihak universitas, termasuk dari Wakil Rektor III USM, Dr. Muhammad Junaidi, S.HI., M.H., yang menyatakan apresiasi dan harapannya terhadap hasil survei ini.
"Dengan mengenal lebih jauh kondisi terkini melalui survei ini, kami berharap bisa mengambil langkah efektif dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual, sehingga USM bisa menjadi contoh kampus yang bersih dari kekerasan seksual," ujar Dr. Junaidi.
Inisiatif ini diharapkan bisa memberikan wawasan yang lebih dalam tentang kondisi di kampus serta memperkuat upaya-upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



