Jateng

BBPJN Soroti Lubang Menganga Yang Kerap Muncul di Tengah Jalan Nasional

Afri Rismoko | 28 Maret 2024, 08:53 WIB
BBPJN Soroti Lubang Menganga Yang Kerap Muncul di Tengah Jalan Nasional

 

 

Akurat.co - Kondisi jalan nasional tidak selalu mulus. Namun begitu, Balai Besar Perawatan Jalan Nasional (BBPJN) terus memantau kondisi jalan nasional walaupun terjadi kerusakan kecil atau berlubang. 

 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DI.Yogyakarta (Jateng-DIY), Rien Marlia pada konferensi pers kesiapan jalan nasional dalam pelayanan arus mudik dan arus balil pada Rabu (27/3/2024). 

 

Rien Marlia mengatakan penanganan kerusakan seperti rigit, retak-retak, gompel-gompel, atau patah-patah pada sambungan mix badan jalan terus dilakulan setiap saat. 

 

"Penanganan rigid, retak-retak, gompel-gompel, dan patah-patah. Jika retak-retak kami tangani dengan silencer atau Growthing. Namun jika patah-patah cor-corannya seharusnya itu bisa kami ganti," ujar Rien menyampaikan jawaban kepada para wartawan. 

 

Rien menegaskan bahwa PUPR dan BBPJN terus berupaya agar lubang-lubang yang menganga di tengah jalan tidak ada lagi. 

 

"Kami berupaya minimal lubang-lubang atau patahan-patahan itu tidak ada. Apalagi di wilayah demak atau daerah-daerah yang pernah tergenan banjir lubang-lubangnya bisa kami benahi," ujarnya. 

 

Lubang-lubang menganga seperti itu kerap kali menjebak pengendara roda dua dan memang dinilai sangat berbahaya jika pengendara minim ketrampilan mengemudi. 

 

"Sekaligus biasanya kalau ada lubang-lubang atau patahan seperti itu sangat berbahaya untuk pengendara roda dua karena dikhawatirkan rodanya terselip ke lubang dan terjatuh," terangnya. 

 

Jika kemudian kerusakan dalam satu ruasan cor-coran sudah lebih dari 60 persen maka ruasan tersebut harua diganti. 

 

"Namun jika ada sebuah ruasan jalan cor yang kerusakannya sudah lebih 60 persen maka harus dibongkar dan diganti konstruksi yang baru," tutupnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A