Klarifikasi @infokejadian_genuk: Ketegangan dengan Institusi Damkar Kota Semarang dan Pembelaan Kritik

AKURAT.CO, Sebuah klarifikasi tegas disampaikan oleh akun @infokejadian_genuk menyusul adanya pemblokiran dan tuduhan di media sosial yang mengaitkan mereka dengan upaya kriminalisasi.
Admin akun tersebut membela diri dengan menyatakan bahwa kritik yang disampaikan selama ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja institusi, bukan mencari kesalahan.
Klarifikasi ini disampaikan melalui serangkaian postingan yang menampilkan bukti komunikasi dan kritik yang telah dilakukan oleh akun tersebut terhadap berbagai institusi pemerintah.
Dalam video slide pertama, sumber dari akun Instagram seorang ASN Damkar Kota Semarang, digambarkan situasi yang menjadi dasar kritik.
Selanjutnya, dalam screenshot yang diunggah, terlihat adanya dugaan pencarian kesalahan oleh akun tertentu yang dianggap mencoba untuk kriminalisasi.
Namun, admin @infokejadian_genuk menegaskan bahwa tujuan mereka adalah memberikan kritik atas kinerja, khususnya yang terkait dengan kejadian kebakaran di Pabrik Kayu PT. Kapuas - Gebanganom, bukan menyerang atau menjelek-jelekan institusi tersebut.
Admin akun ini juga menunjukkan bahwa kritik serupa telah diberikan kepada berbagai institusi lain seperti DPU Kota Semarang, Dishub Kota dan Provinsi, Kantor Kecamatan Genuk, Disperkim, BBWS Pemali Juana, PUPR Jalan Jateng DIY, PT. PLN, PT. Hutama Karya, hingga kepada Walikota Semarang dan Gubernur Jawa Tengah.
Semua kritik ini, menurut admin akun instagram @infokejadian_genuk , diterima dengan positif dan diikuti dengan tindakan perbaikan yang nyata.
Tidak hanya itu, admin juga menyinggung hubungan dengan Polsek Genuk, dimana terjadi kesalahpahaman yang kemudian diselesaikan secara damai demi menjaga kondusifitas.
admin @infokejadian_genuk menyatakan bahwa mereka siap menghadapi proses hukum jika diperlukan, dengan keyakinan bahwa situasi akan dapat dibalikkan di pengadilan.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Liga 3 Jateng, 3 Januari 2024: Persiku vs Persibangga & PSDB vs Persip
Klarifikasi ini ditutup dengan menyoroti bahwa mereka tidak pernah menggunakan fasilitas negara untuk membuat konten, menegaskan kembali niat baik mereka dalam memberikan kritik konstruktif.
Klarifikasi ini diharapkan dapat menjernihkan situasi dan mengembalikan fokus kepada pentingnya komunikasi dua arah antara masyarakat dan institusi pemerintah untuk bersama-sama membangun kota yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







