Gerak Cepat, Polres Banjarnegara Lakukan Trauma Healing untuk Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak

Akurat.co – Polres Banjarnegara memberikan pendampingan trauma healing psikologis kepada pengungsi perempuan dan anak-anak korban bencana tanah bergerak di Desa Jembangan, Kecamatan Punggelan, Banjarnegara, Rabu (6/12/2023).
"Sebagai bentuk rasa empati Polri kepada masyarakat yang menjadi korban bencana, kami melakukan pendampingan psikologis agar tidak terlalu fokus dengan bencana yang terjadi dan tidak berlaut-larut dalam kesedihan," kata Kapolres Banjarnegara AKBP Era Johny Kurniawan di Mapolres Banjarnegara.
Kegiatan ini, lanjut dia, dilakukan tim Polres Banjarnegara, khusunya Polwan kepada anak-anak dan Ibu-ibu.
"Tim Polres Banjarnegara memberikan semangat dan motivasi kepada warga, khusunya anak-anak dan Ibu-ibu," bebernya.
Ia berharap, adanya kegiatan ini bisa mengurangi bahkan menghilangkan gangguan psikologi yang sedang dialami yang diakibatkan syok atau trauma.
"Korban, khususnya anak-anak dan Ibu-ibu bisa stabil secara mental dan psikologis," pungkasnya.
Perlu diketahui, tanah bergerak ini bermula pada Minggu, (3/12/ 2023) terjadi hujan deras sejak Pukul 12.00 Wib mengakibatkan tanah labil sehingga terjadi tanah bergerak sekitar pukul 23.30 Wib.
Setelah kejadian warga mulai waspada dan pada Senin, (4/12/2023) Pukul 11.30 Wib kembali hujan sedang sehingga terjadi tanah bergerak susulan yang lebih parah pada Pukul 13.00 akibatnya 4 rumah rusak parah dan 13 KK mengungsi di tempat aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?






