Ganjar Dapat Dukungan Dari Dinasti Nusantara, Sebuah Komunitas Budaya di Banyumas Raya

AKURAT.CO BANYUMAS - Para raja, sultan, ratu, dan tokoh adat di Indonesia yang berjejaring dalam Dinasti Nusantara melakukan silaturahmi bersama pegiat seni dan budaya di wilayah Kabupaten Banyumas dan Kebumen.
Berlangsung di Kampoeng Pule, Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (4/11/2023) acara silaturahmi ini disambut antusiasme ratusan pegiat seni dan budaya hingga santri.
Baca Juga: Sudah Tayang di Bioskop Indonesia, Berikut Sinopsis Singkat Film Budi Pekerti
Mereka tampak kompak mengenakan pakaian adat jawa sebagai simbol keberagaman dan kekayaan Indonesia.
Penggagas dan penasihat Dinasti Nusantara, Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II mengungkapkan pertemuan tersebut menciptakan suasana keakraban dan solidaritas untuk memperkuat konsolidasi dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai Presiden 2024.
Baca Juga: Jadwal Event Surabaya Selama Bulan November 2023, Ada Parade Juang Hingga FIFA U-17 World Cup 2023
"Kami menggalang dukungan untuk bapak secara adat dan kita simbolkan dengan penandatanganan surat dukungan dan juga penandatanganan spanduk dukungan di setiap daerah," ucap Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II.
Dukungan ini ditandai dengan penandatanganan bersama ratusan pegiat seni budaya se-kabupaten Banyumas dan Kebumen.
Mereka yakin bahwa Ganjar mampu membawa pengembangan seni budaya yang lebih inklusif.
Baca Juga: Jadwal Event yang Siap Menghiasi Kota Solo Selama Bulan November 2023
Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II menyebut bahwa Ganjar Pranowo dapat mendorong pelestarian adat dan budaya kerajaan serta meningkatkan kesejahteraan para pegiat seni budaya daerah di masa mendatang.
Keyakinan ini diperkuat oleh rekam jejak Ganjar Pranowo selama menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dua periode. Pria berambut putih itu sangat peduli terhadap adat-kebudayaan nusantara agar tetap dikenal dan tidak punah seiring perkembangan zaman.
Baca Juga: Respons Kekeringan di Kabupaten Wonogiri, Pena Mas Ganjar Dropping Air Bersih Buat 300 Warga
"Kami juga sudah beberapa kali audience dengan Pak Ganjar dan Pak Ganjar memberikan komitmennya untuk mendukung adat dan budaya dan pelestariannya nanti jika beliau duduk sebagai presiden," tutur dia.
Dinasti Nusantara akan terus mendorong Ganjar Pranowo untuk membentuk sebuah lembaga resmi untuk mewadahi para pemuka kerajaan, pemuka adat, hingga pemuka agama di Indonesia.
Selain itu, beragam aspirasi yang disampaikan para pegiat seni budaya kali ini juga akan dibahas dan ditindaklanjuti bersama Ganjar Pranowo di masa mendatang.
Mulai dari pembentukan lembaga budaya tingkat nasional hingga daerah, mendorong kesejahteraan pegiat seni dan budaya, dan lain sebagainya.
"Itu yang kita komit beliau itu yang buat kita semangat dukung beliau di daerah-daerah, dan itu yang mambuat kita bersafari berkeliling ke sekian banyak daerah," jelas dia.
Silaturahmi antara Dinasti Nusantara dengan seniman dan budayawan lokal se-Kabupaten Banyumas hingga Kebumen dihadiri oleh Dalang Wayang Kulit Ki Wartun Gati Wicoro, Pelaku Seni Karawitan / Pesinden Banyumasan Suharni, Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Ki. Purwo Santoso, Paguyuban Kuda Kepang, hingga para santri pegiat seni.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










