Jateng

Harga Kebutuhan Pokok di Semarang Kembali Naik, Juan Rama; Pemkot Harus Lakukan Tindakan Pasar

Afri Rismoko | 30 Oktober 2023, 14:28 WIB
Harga Kebutuhan Pokok di Semarang Kembali Naik, Juan Rama; Pemkot Harus Lakukan Tindakan Pasar

AKURAT.CO, Beberapa pekan terakhir beberapa harga kebutuhan pokok di pasaran mulai mengalami kenaiakan. Hal tersebut disoroti oleh anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Juan Rama.

Politisi PKB itu mengatakan, memang beberapa pekan ini harga cabai, bawang mengalami kenaikan di pasar-pasar, ditambah lagi sekarang harga beras dan gula juga juga mengalami kenaikan.

Namun begitu, Rama mengaku belum mendapat laporan detail dari dinas terkait.

“Nah walaupun yang saya dengar infonya ketika rapat dengan dinas perdagangan, Pemkot sudah membentuk tim pengendali inflasi, sudah melakukan sidak-sidak ke pasar-pasar. Nah laporan itu yang belum kita dapat sejauh ini,” ujar Rama saat diwawancara pada Senin (30/10/2023).

Baca Juga: Manfaatkan Aset Pemkot Tak Produktif, Mbak Ita Gandeng Petani dengan Sistem Bagi Hasil

Rama berharap, jika tim pengendali inflasi telah berjalan dan mendapatkan data-data yang diperlukan. Maka Rama menghendaki agar langsung dilakukan tindakan pasar.

“Harapan saya, kalau tim ini memang sudah berjalan dan mendapatkan data-data yang signifikan. Harapan saya untuk segera ditindaklanjuti,” tuturnya.

Salah satu yang dicontohkan Rama jika ada penimbunan-penimbunan bahan pokok dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Menurutnya jika ada yang demikian maka harus tegas diamankan.

Baca Juga: Pasangan PGOT Mendapatkan Pembinaan di Rumpelsos Dinsos Demak

Lalu mungkin karena cuaca panas yang mempengaruhi hasil panen yang memang sulit untuk diantisipasi. Namun meskipun begitu, menurut Rama masih bisa diupayakan dengan bantuan air ke wilayah pertanian agar kualitas panen tetap baik.

“Tapi masih tetap bisa diantisipasi, karena walaupun panas pemerintah masih bisa memberi bantuan air untuk lahan-lahan pertanian dengan sigap dan tepat. Memang harus ada alokasi anggaran yang khusus menangani seperti itu, karena kita tidak bisa terus berdiam diri Cuma pasrah kepada kondisi alam,” tutur Rama.

Prinsipnya, menurut Rama, ketika masalahnya sudah ditemukan, pemerintah bisa segera mengeksekusi dengan tindakan terkur agar kenaikan harga tidak berlarut-larut.

Baca Juga: Peduli Sesama UPTD Rumpelsos Kabupaten Demak Tampung Lansia yang Terlantar dari Pandeglang

Apalagi di tahun politik ini Rama meminta agar jangan sampai isu kenaikan harga membuat masyarakat tidak kondusif.

“Karena ini permasalahan bahan pokok, ini kan berarti yang memang sangat dibutuhkan masyarakat, ini pasti akan minimal membuat masayarakat goyang. Nah ditambah dengan mungkin banyak sekali oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab akhirnya memanaskan suasana yang awalnya timbul karena ketidaksetabilan harga akhirnya menjadi bola panas yang pasti akan dikait-kaitkan,” ungkapnya.

Ketika ditanya apakah Komisi C DPRD Kota Semarang sudah menggelar Rapat dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang, Rama menjawab belum diselengarakan. Namun dua minggu yang lalu pihaknya telah membuat naskah akademik soal pengaturan pasar, salah satu di dalamnya membahas mengenai pengendalian harga.

“Baru dua minggu yang lalu kita masih rapat soal naskah akademik soal pasar, nah yang menyinggung soal harga itu Cuma sedikit-sedikit lah,” ujarnya.

“Nah setelah itu saya mendapatkan jawaban sedikit itu tadi dan belum finoish laporannya sampai ke sidak lapangan,” tutupnya.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A