Mahfud MD Bicara Proses "Lamaran" Sebagai Cawapres Ganjar: Dari Penjajakan Hingga Keputusan Akhir

AKURAT.CO, Mahfud MD resmi ditunjuk sebagai calon wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo, membongkar proses penunjukannya.
Ia mengungkapkan kronologi penjajakan oleh PDIP hingga momen "lamaran".Sejak pendeklarasian Ganjar sebagai capres oleh PDIP, Mahfud mengaku sering dijajaki oleh tokoh-tokoh partai.
Mulai dari Olly Dondokambey, Said Abdullah, hingga Ahmad Basarah. Awalnya, ia menanggapi penawaran tersebut sebagai sesuatu yang tidak serius.
“Persisnya tanggalnya lupa saya, tapi itu kira-kira bulan Mei tuh (mulai) menjajaki. Pak Mahfud gimana, saya bilang ‘ndak lah, ndak mau’ gitu. Tapi kemudian datang lagi, yang lain datang lagi gitu ya. Ada beberapakali ada beberapa orang, sudah lama,” ujar Mahfud dalam wawancara khusus di salah satu televisi swasta nasional, Rabu (18/10/2023).
Baca Juga: PPLWH Kumpulkan Alumni Sejak 2001 Dari Berbagai Kota
Namun, berbagai indikasi makin menunjukkan seriusnya penjajakan ini. Di beberapa acara, namanya disebut-sebut sebagai kandidat potensial di Pilpres 2024.
“Mungkin tidak (atau) bukan dengan maksud mendorong atau apa. (Misalnya) Ketika Pak Ganjar berkunjung ke Solo, ke rumah Pak Jokowi sehari sesudah deklarasi wartawan tanya siapa aja calon wakilnya Pak Ganjar, (dijawab) ‘oh banyak’ saya masuk (disebutkan),” ujar Mahfud.
Baca Juga: Asisten Pribadi Prabowo Resmi Jadi Ketua Gerindra Jateng
Meski demikian, Mahfud menegaskan tak pernah membahas hal tersebut dengan Presiden Joko Widodo.
“Pak Jokowi setiap ketemu saya ya wajahnya (seperti) biasa sopan, ramah, bergurau, tapi sama sekali kalau dengan saya tidak nyinggung soal pilpres,” ujarnya.
Selain dari PDIP, beberapa pimpinan partai pendukung Ganjar juga menjajaki Mahfud. Namun, kepastian hanya datang beberapa hari sebelum pengumuman resmi.
Baca Juga: Eksekusi 40 Ruko di Central Jurnatan Semarang Oleh Pengadilan Negeri
“Nah yang kemudian definitif itu kira-kira 4-5 hari lalu lah, Hasto datang. Memberitahu ini sudah sekian persen Bapak hampir pasti (cawapres), tapi Pak Mahfud kita mau buat element of surprise,” kenangnya.
“Jadi ya kira-kira baru 4-5 hari lalu saya baru tahu pasti ketika diberitahu ini hasil survei-nya. Ceruk-ceruk yang masih harus digarap Pak Mahfud yang ini, demografinya ini dan seterusnya sudah diberitahu. Ya saya siap. Baru kemarin sore, diundang (Bu Mega ke Teuku Umar) untuk tandatangan bahwa saya bersedia,” tandasnya.
Pengumuman resmi dilakukan oleh Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, di kantor DPP PDI-P. Dengan ini, Mahfud MD resmi menjadi pendamping Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









