PPLWH Kumpulkan Alumni Sejak 2001 Dari Berbagai Kota

AKURAT.CO SEMARANG - Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang (PPLWH) melaksanakan kegiatan temu alumni sekaligus serangkaian acara haul masyayikh Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang yang bertempat di aula pondok putri PPLWH.
Kegiatan temu alumni dihadiri oleh para alumni PPLWH dari berbagai kota di Jawa Tengah seperti Tegal, Batang, Kendal, Temanggung, Demak, Jepara, Wonosobo dan Semarang sendiri.
Acara temu alumni Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim diawali dengan sambutan Lurah PPLWH, Rif’an Jalali.
"Kegiatan ini sebagai wadah silaturahim alumni pondok sejak tahun 2001," ujar Rif'an pada Rabu (18/10/2023).
Kegiatan dilanjut dengan sarasehan Alumni yang dimoderatori Muhamad Akrom Sofan dengan tema “Kiprah Alumni Di Lingkungan Masyarakat”.
Ustadz Syamsyu Dhuha MH., mengawali sarasehan dengan nostalgia ketika berkhidmah di pondok hingga dirinya dapat bermanfaat di masyarakat.
Baca Juga: Deklarasikan Mahfud MD Jadi Cawapres, Megawati Titip Pesan ke Siti Atikoh
“Tokoh yang sangat menginspirasi adalah KH Ali Haidar Bukhori dan KH Amdjad yang memiliki karakter luar biasa istimewa, ketakdziman beliau terhadap gurunya Mbah KH Maemun Zubair dalam melaksanakan dawuh-dawuhnya keikhlasan dan rasa sayang beliau terhadap santrinya,” Ujar Ustadz Syamsu.
Ustadz Toha Manshur dan Ustadz Takwim Azami juga berpendapat bahwa menjadi pengurus pondok pesantren bukan hanya alim tapi mau menjalankan tugas dan tanggungjawab meskipun berat dan banyak tidak enaknya tetapi setelah purna menjadi pengurus banyak hikmah, keberkahan dan keajaiban-keajaiban yang tidak terduga.
“Menjadi pengurus di PPLWH membawa manfaat tersendiri karena pengalaman yang didapat ternyata dapat diterapkan dikehidupan sehari-hari dalam keluarga maupun lngkup masyarakat,” tambah Ustadz Azam.
Ustadzah Ummu Jauharin Farda, M.Pd berharap acara ini bisa berkelanjutan dan dapat tersebar luas informasinya kepada para alumni diluar Kota Semarang agar bisa mengikuti dan memeriahkan temu alumni pondok pesantren sebagai bentuk menjaga tali silaturahmi.
Alumni pondok pesantren mempunyai peran dan aktivitas tersendiri di masyarakat oleh karena itu pertemuan tidak harus setahun sekali namun bisa dua tahun sekali.
Bahkan pada acara sarasehan temu alumni tersebut para alumni sepakat untuk memberikan nama untuk forum ikatan alumni yang bernamakan IKSAL (Ikatan Santri Alumni Luhur Wahid Hasyim) yang telah disetujui oleh para alumni yang hadir pada kegiatan tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






